Pemkab Garut Siapkan 75 M untuk Penanggulangan Bencana

54
0

TAROGONG KIDUL – Pemerintah Kabupatem (Pemkab) Garut mengalokasikam anggaran biaya tidak terduga (BTT) tahun 2021 sebesar Rp 75 miliar. Anggaran itu diperuntukkan bagi penanggulangan bencana Covid-19 serta antisipasi bencana alam.

“Kita anggarkan BTT tahun depan itu Rp 75 miliar, karena ada pandemi Covid-19,” ujar Bupati Garut H Rudy Gunawan kepada wartawan, Jumat (6/11). Rudy menerangkan anggaran penanggulangan bencana disiapkan, karena selain adanya pandemi Covid-19, juga karena Kabupaten Garut merupakan daerah paling rawan bencana di Jawa Barat.

Anggaran disiapkan sesuai dengan ketentuan Peraturan Kementerian Dalam Negeri Nomor 64 Tahun 2020 tentang pedoman penyusunan APBD tahun 2021, anggaran belanja tidak terduga dapat diorientasikan pada pengeluaran untuk keadaan darurat.

“Termasuk keperluan mendesak yang tidak dapat diprediksi sebelumnya,” ujarnya.

Baca juga : Sandiaga Uno Akui Produksi Kulit Garut Berkualitas Internasional

Menurutnya, alokasi anggaran Rp 75 miliar BTT tahun depan sebagai bentuk tindak lanjut instruksi Presiden. Rencananya, anggaran sebesar itu dialokasikan untuk penanganan kesehatan dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

Kemudian, operasional rumah sakit darurat Covid-19 serta perawatan pasien dan kasus Covid-19. “Termasuk biaya tracking, tracing dan testing serta alokasi untuk penyuntikan vaksin Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, BTT tahun depan diarahkan untuk percepatan pemulihan ekonomi dan perlindungan sosial masyarakat sebagai dampak pandemi Covid-19, serta upaya antisipasi kerawanan bencana alam, dan keperluan mendesak yang dimungkinkan dapat terjadi dalam penyelenggaraan pemerintahan di tahun 2021. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.