Usai Asian Games Akan Tertibkan PKL di Zona Terlarang

Pemkab Janji Tegas kepada PKL

6
AKAN DITERTIBKAN PEMKAB. Pedagang kaki lima (PKL) berjualan di Jalan Ahmad Yani, Garut Kota kemarin. Pemkab Garut akan menertibkan PKL di zona-zona terlarang usai pelaksanaan Asian Games 2018. (Yana Taryana / radartasikmalaya.com)

GARUT KOTA – Pemerintah Kabupaten Garut akan bertindak tegas terhadap para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di zona terlarang di seluruh wilayah perkotaan Garut.

”Selesai Asian Games, kami akan tertibkan seluruh PKL yang berjualan di zona terlarang ini,” ujar Bupati Garut H Rudy Gunawan kepada wartawan Jumat (24/8).

Menurut Bupati, saat ini pihaknya sudah melakukan rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut membahas terkait penertiban PKL ini.

“Semuanya sudah oke. Tinggal pelaksanaannya (penertiban),” katanya.

Rudy mengaku, memang selama ini para PKL di wilayah perkotaan Garut dalam hal ini wilayah Pengkolan, Jalan Ahmad Yani, para PKL di wilayah ini seperti tidak menggubris imbauan dari pemerintah daerah terkait larangan berjualan di zona terlarang ini.

“PKL ini sudah tidak mendengarkan larangan kami, jadi kami akan tidak tegas saat ini,” katanya.

Rudy mengatakan, selama ini pemerintah sudah melakukan upaya dalam menertibkan para PKL, khususnya di Jalan Ahmad Yani. Caranya, Pemkab membangun tempat relokasi PKL di Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota.

Di lokasi ini, kata dia, pihaknya membangun 288 lapak, tetapi sampai saat ini gedung untuk PKL ini tidak ditempati.

“Ngakunya sepi pembeli. Jadi PKL milih jualan kembali di jalan,” terangnya.

Sementara itu gedung yang dibangun pemerintah untuk PKL di Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, saat ini tidak terawat. Bahkan, gedung yang mulai dibangun 2015 kerap dicapai orang-orang yang tak bertanggung jawab.

“Kalau malam hari kerap dimanfaatkan oleh orang yang tidak dikenal, yakni melakukan perbuatan tidak terpuji, seperti mabuk-mabukan dan juga ada PSK,” ujar Asep Burhan (45), pedagang di sekitar lokasi gedung PKL kepada wartawan, kemarin.

Menurut dia, dengan kondisi gedung yang tidak terurus dan berpenghuni ini memang rawan digunakan orang yang tidak bertanggung jawab melakukan berbagai aktivitas tidak terpuji di lokasi ini.

Dia berharap pemerintah melakukan upaya penertiban dan pengawasan lokasi gedung PKL yang tidak berpenghuni tersebut.

“Kalau dibiarkan bisa menjadi masalah baru bagi pemerintah. Jadi tertibkan sekarang juga,” harapnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.