Pemkab Pangandaran Inventarisir Desa Zona Hijau Semua Guru Ikut Swab Test

110
0
H Jeje Wiradinata Bupati Pangandaran
H Jeje Wiradinata Bupati Pangandaran

PANGANDARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran belum memastikan tanggal masuk kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di wilayah zona hijau.
Bupati Pangandaran H Jeje Wiradianata mengatakan baru akan menginventarisir desa-desa yang masuk wilayah zona hijau atau desa yang sama sekali belum pernah ada kasus Covid-19. “Kita baru mulai invertarisir desa-desa itu. Kita buat tim untuk melakukan itu,” katanya Selasa (1/9).

Menurut dia, perlu kehatian-hatian dalam menentukan wilayah zona hijau agar nantinya tidak terjadi klaster dari KBM tatap muka. “Ada 93 desa loh yang kita invertarisir dan kita sangat hati-hati betul,” jelasnya.

Baca juga : Soal Bau di Sungai Citonjong Pangandaran, IPAL PT Pecu Masih Uji Coba

Jeje mengatakan KBM tatap muka ditargetkan bisa dimulai minggu depan dan segala persiapan sudah maksimal. “Kita sebenarnya sudah ready, hanya tinggal menunggu tim untuk menginvertarisir desa-desa itu,” katanya. Kata dia, untuk administrasi dan kesiapan orang tua sudah bisa dipastikan.

Selain itu, kesiapan sekolah, termasuk sarana dan prasarana juga sudah siap. “Penerapan protokol kesehatan di tiap sekolah juga sudah siap, kita juga akan lakukan penyemprotan sebelum para murid masuk,” ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Surman mengatakan teknis pembelajaran tatap muka sudah dibahas dengan para kepala sekolah dan guru.

Loading...

“Tinggal penentuan waktu masuknya saja,” kata dia. Para guru juga sudah mengikuti swab test beberapa waktu lalu, sebagai bentuk kesiapan dimulainya kembali KBM tatap muka. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.