Pemkab Pangandaran Jangan Hanya Andalkan Pantai

112
0
PANEN. Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin H MM mencoba bantuan Pemerintah Provinsi Jabar 20 unit mesin perontok padi di Desa Cintaratu Kecamatan Parigi usai panen, Selasa (21/4). FATKHUR RIZQI / RADAR TASIKMALAYA

PANGANDARAN – Kabupaten Pangandaran sangat terkenal dengan objek wisata pantai dan keindahan alam lainnya. Namun, DPRD menyarankan pemerintah daerah mencari potensi baru diluar objek wisata pantai sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD).

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin H MM mengatakan, potensi selain laut seperti pertanian, peternakan, kehutanan, kelautan dan lainnya harus benar-benar dimaksimalkan potensinya. “Jadi nantinya bukan keindahan pantai saja yang diandalkan Pangandaran. Maka harus ada tambahan objek pariwisata untuk daya tarik wisatawan mancanegara atau lokal, seperti pertanian tradisional berbasis wisata,” ujarnya kepada Radar, Selasa (21/4).

Baca juga : Terdampak Covid-19, Peternak Ayam di Pangandaran Diberi Pinjaman Tanpa Bunga

Kata dia, banyak konsep yang juga menarik dan sukses dalam mengembangkan pertanian sebagai objek wisata dengan mempertahankan keasliannya, sehingga bisa menarik wisatawan untuk menikmatinya. Ketika pertanian dimaksimalkan, selain wisatanya juga bisa berdampak terhadap produksi beras dan meningkatnya pendapatan para petani.

“Setelah pandemi Covid-19 usai, aktivitas wisata harus terus digencarkan yang melibatkan penggunaan lahan pertanian sebagai pariwisata, selain pantai Pangandaran. Sehingga semua sektor bisa hidup,” ujarnya, menjelaskan.

Pemerintah Kabupaten Pangandaran dan kelompok sadar wisata agar dapat langsung  bergerak untuk menyiapkan serta mempromosikan pertanian sebagai objek wisata baru selain pantai. “Maka dari itu, nantinya ada beberapa destinasi di daerah pertanian yang harus dikolaborasikan pariwisata yang memiliki nilai budaya di setiap wilayah Pangandaran,” ujarnya.

Loading...

Camat Parigi Edih Saprudin mengaku sepakat dengan DPRD bahwa potensi pertanian harus dimaksimalkan sebagai destinasi wisata baru di Pangandaran. Sehingga bidang pertanian bisa terbantu, mulai dari meningkatkan produktivitas hasil pertanian dan kesejahteraan para petani ketika sawah dijadikan sebagai tempat wisata edukasi.

“Dengan potensi alam yang dimiliki Pangandaran, khususnya bidang pertanian bisa sinergi dalam menyiapkan destinasi wisata agrowisata untuk meningkatkan perekonomian para petani yang bisa berdampak terhadap PAD,” ujarnya, menjelaskan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran Sutriaman A Pi mengatakan, sedang menyusun untuk objek wisata yang memanfaatkan usaha pertanian (agro) sebagai peluang usaha petani di desa.

Baca juga : 101.000 KK Terdampak Covid-19 di Pangandaran Terima Voucher Sembako

“Kita sedang menyusun aturan untuk pariwisata agrowisata. Dari situlah nanti melangkah, agar Pangandaran mempunyai tempat kemasan tanaman pertanian tradisional untuk pariwisata,” katanya.

“Kami sudah mengarah ke situ. dalam meningkatkan kualitas daerah wisata pertanian, perkebunan dan peternakan seperti buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian. Semuanya akan mulai setelah hilangnya Covid-19,” tambahnya. (riz)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.