Pemkab Pangandaran Siapkan Petugas Khusus Awasi Pantai

74
0
BERJEJER. Hotel besar terlihat dari kejauhan di Pantai Barat Pangandaran, tetapi hingga kini pajak yang dihasilkan dari hotel dan restaurant masih minim. PHRI mengaku siap mendongkrak penghasilan pajaknya. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
BERJEJER. Hotel besar terlihat dari kejauhan di Pantai Barat Pangandaran, tetapi hingga kini pajak yang dihasilkan dari hotel dan restaurant masih minim. PHRI mengaku siap mendongkrak penghasilan pajaknya. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Pemerintah Kabupaten Pangandaran menegaskan pengusaha odong-odong, motor trail dan sewa kuda untuk mentaati perjanjian yang telah disepakati sebelumnya, supaya tidak sembarangan parkir di daerah Pantai Pangandaran. Apalagi kondisi pantai sedang ditata.

”Intinya semua harus jaga pantai ini, jangan sampai pantai yang sudah kita bangun ini tiba-tiba dirusak,” ujar Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, Senin (9/12).

Menurutnya, untuk odong-odong tidak diperkenankan disimpan di pantai dari hari Senin sampai Kamis malam. ”Jadi kalauk odong-odong dan lainnya baru bisa disimpan di pantai pada malam Sabtu dan malam Minggu, setelah itu harus dibawa ke rumah masing-masing,” jelasnya.

Jeje mengatakan Pemkab Pangandaran dan para penyewa odong-odong sudah membuat kesepakatan sebelumnya dan jika ada pelanggaran maka akan diberikan sanksi. ”Kalau melanggar terus bisa dicabut izinnya,” terang dia.

Dalam masa penertiban tersebut, pihaknya akan mengerahkan petugas khusus melakukan pemantauan. ”Petugas Jaga Lembur ada 100 orang, kemudian ditambah dari Satpol PP, nah kita akan siapkan 50 petugas khusus melakukan pemantauan di pantai,” jelasnya.


Menurut dia, petugas dari Satpol PP akan diberikan pendidikan khusus menangani masalah penertiban ini.

”Inikan masa transisi dalam penataan pantai, sehingga harus membiasakan para penyewa agar terbiasa dengan kesepakatan yang kita buat,” paparnya.

Jeje mengatakan kesepakatan yang telah dibuat antara Pemkab dan penyewa odong-odong akan berlaku mulai hari ini.

”Kita akan pantau hari besok (hari ini,Red) apakah semua ditaati atau tidak, tapi yakin semuanya akan mematuhi perjanjian yang sudah dibuat,” tuturnya. (den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.