Pemkab Tasik-Pemkot Bandung Teken MoU Smart City

232
0

BUPATI Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama antarwilayah di bidang smart city bersama empat pemerintah daerah lainnya yaitu Kabupaten Pinrang, Kabupaten Kolaka, Kabupaten Gianyar, dan Kabupaten Bungo di Pendopo Kota Bandung Jalan Dalem Kaum, Senin (18/9/2017).

Bupati Uu berharap dengan adanya kerjasama ini nantinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Setiap pemerintah daerah pasti ingin melayani masyarakatnya dengan prima. Kami melakukan kerja sama bidang smart city dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung setelah adanya arahan dari pemerintah pusat,” ujar bupati.

Bupati menjelaskan saat ini pelayanan di Kabupaten Tasikmalaya masih menggunakan sistem manual. Dengan adanya kerja sama ini, bupati berharap pelayanan di Kabupaten Tasikmalaya dapat lebih transparan dan akuntabel. “Dengan konsep ini insya Allah akan mudah, cepat, transparan dan akuntabel dalam hal pelayanan,” kata bupati.

Bupati menambahkan selain melakukan MoU smart city, Pemkot Bandung menghibahkan aplikasi hibah dan bantuan sosial kepada Pemkab Tasikmalaya. “Kami dapat meng-copy software hibah dan bansos. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi ultimatum agar tiap kabupaten dan kota di Jawa Barat dapat menyalin perangkat lunak hibah dan bansos dari Kota Bandung karena dianggap canggih di Indonesia. Saat ini Kabupaten yang dapat melakukan MoU dengan men-copy aplikasi tentang hibah dan bansos,” papar bupati.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dalam sambutannya mengatakan Pemkot Bandung dalam upaya meningkatkan kualitas secara nasional tidak pernah segan untuk berbagi manfaat dalam berbagai hal. Salah satunya pada bidang smart city.

Ridwan Kamil mengungkapkan, untuk mendukung reformasi birokrasi di berbagai daerah, Pemkot Bandung telah menghibahkan puluhan software smart city. “Kita tidak merasa rugi harus menghibahkan sejumlah software smart city. Hasil belanja software yang mencapai 50 miliar rupiah, dimanfaatkan untuk membantu daerah lainnya sebagai investasi untuk kemajuan bersama. Total kabupaten dan kota yang telah tanda tangan MoU ada 65 daerah. Jadi sebanyak itulah hibah kita,” ungkapnya. (snd/rls/adv)

 

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.