Pemkab Tasik Rajin Razia Prokes

56
0
OPERASI YUSTISI. Polres Tasikmalaya dan Satpol-PP bersama Koramil dan Polsek Singaparna menggelar operasi yustisi di Jalan Raya Mangunreja dan Terminal Singaparna, Kamis (21/1). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

Setelah kedatangan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil ke Kabupaten Tasikmalaya meninjau penanganan Covid-19 dan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan, Rabu (20/1).

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya gencar melakukan operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan (Prokes), Kamis (21/1).

Dalam operasi yustisi tersebut masih ada ditemukan masyarakat yang tidak memakai masker. Selain diberi sanksi sosial dan fisik pelanggar juga mendapatkan masker dari petugas gabungan.

Operasi pembagian masker dilaksanakan Polres Tasikmalaya di Jalan Mangunreja-Salawu.

Sementara Satpol-PP bersama Koramil dan Polsek Singaparna menggelar operasi di Terminal Singaparna.
Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono SIK MM mengatakan, kegiatan operasi yustisi yang dilaksanakan Polres Tasikmalaya ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pengendara serta pejalan kaki untuk menggunakan masker.

loading...

Baca juga : Jalan Berlubang Mulai Dikeluhkan Warga Kota Tasik, Ancam Jiwa Pengendara Motor

“Dari pantauan kami di lapangan, dalam waktu seminggu ini masyarakat dalam kesadaran dan kepatuhan protokol kesehatan salah satunya memakai masker sudah mulai meningkat, hampir semua pengendara dan pejalan kaki terlihat memakai masker,” terang Rimsyah kepada wartawan di Mako Polres Tasikmalaya.

Untuk pola pelaporan, terang dia, setiap anggota baik Polres Tasikmalaya maupun polsek-polsek dari hasil operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan sudah menggunakan aplikasi laporannya untuk kemudian diinformasikan kepada pimpinan.

“Jadi untuk laporan ke tingkat atas, semua anggota sudah memiliki aplikasi laporannya ke pimpinan. Jadi selain kita membagikan masker, mengimbau juga masyarakat agar menerapkan 3M, dengan selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” papar dia.

Kasi Pengembangan Personil dan Pembinaan Masyarakat Dinas Satpol-PP Kabupaten Tasikmalaya Neni Nuraeni menambahkan, Satpol-PP bersama Koramil dan Polsek Singaparna juga menggelar operasi yustisi di Terminal Singaparna.

Dari hasil operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan ini, terang dia, masih ada beberapa pelanggar yang tidak patuh memakai masker. “Kami berikan sanksi sosial dan fisik dengan menyuruh push up dan bersihkan sampah lingkungan sekitar,” jelas dia.

Dia menambahkan, tujuan operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan ini sudah jelas untuk menyadarkan tingkat kepatuhan masyarakat terhadap memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Sehingga penyebaran Covid-19 bisa ditekan.

Salah satu pelanggar prokes, Anwar (32) menuturkan habis makan di Terminal Singaparna terjaring operasi yustisi karena masker yang dibawanya tidak dipakai.

“Iya kebetulan saya tidak pakai maskernya karena sedang makan, tapi saya bawa masker pak. Malah kena razia, diberi sanksi push up saja,” tutur dia.

Pelanggar lainnya Rianto (50) mengakui di rumah punya masker, namun tidak dibawa pas berjualan di Terminal Singaparna malah terjaring razia.

“Punya saya masker di rumah tapi tidak dipakai. Ya alhamdulillah dapat masker dari petugas, walaupun harus di push up kan karena kena razia,” ujar dia.(dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.