Pemkot Banjar Berikan Relaksasi Pembayaran PBB

57
0

BANJAR – Para wajib pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) bisa bernafas lega. Pasalnya, jatuh tempo kewajiban pembayaran pajak tahun ini direlaksasi hingga 31 Desember 2020.

Semula, jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 30 September 2020. Relaksasi jatuh tempo itu lantaran adanya wabah Covid-19.

Pandemi telah membuat ekonomi masyarakat merosot. Oleh sebab itu, Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih mengeluarkan keputusan relaksasi masa jatuh tempo atau penetapan ulang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 masa pajak tahun 2020 melalui Surat Keputusan Wali Kota nomor 973/144.a/2020 pada 20 April 2020 tentang Pemberian Penghapusan Sanksi Administrasi dan Pembebasan Pajak Daerah kepada Wajib Pajak.

“Selain itu, masyarakat diberikan pembebasan denda pajak atau penghapusan sanksi administrasi berupa denda atas tunggakan PBB-P2 masa pajak sampai tahun 2019 bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran sampai tanggal 31 Desember 2020,” kata Kepala Badan Pendapatan Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Banjar H Agus Eka Sumpana melalui Kepala Bidang Pendapatan Fauzi Efendi, Jumat (2/10).

Baca juga : Buruh di Kota Banjar Menuntut UMK Naik

Selain memberikan relaksasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga melalui Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 973/267-Bapenda/2020 tanggal 24 Juli 2020 memberikan insentif pajak daerah berupa pengurangan atau pembebasan pajak daerah melalui program Triple Untung + (plus).

Loading...

Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat dan dukungan Pemerintah Kabupaten/kota Se-Jawa Barat, program Triple Untung Plus berlaku mulai 1 Agustus 2020 sampai 23 Desember 2020.

Dalam program Triple Untung Plus, ada tiga keuntungan utama. Di antaranya, pertama masyarakat bisa mendapatkan pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk penyerahan kedua dan seterusnya.

Kedua pembebasan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bagi yang menunggak pembayaran PKB. Ketiga Pembebasan tarif progresif untuk pokok tunggakan PKB bagi wajib pajak yang melakukan balik nama kendaraan bermotor menjadi atas nama sendiri.

Selain tiga keuntungan utama tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memberikan keringanan lain untuk pemilik kendaraan bermotor.

Di antaranya pertama memberikan diskon atas pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, seperti, pertama, pemilik kendaraan yang membayar pajak saat jatuh tempo hingga 30 hari sebelum jatuh tempo memperoleh diskon sebesar 2%.

Kedua Pembayaran pajak dalam periode lebih dari 30–60 hari sebelum jatuh tempo mendapatkan diskon sebesar 4%.

Baca juga : Buruh di Kota Banjar Menuntut UMK Naik

Ketiga pembayaran dilakukan lebih dari 60-90 hari sebelum jatuh tempo, pemilik kendaraan mendapatkan diskon sebesar 6%.

Keempat pembayaran lebih dari 90–120 hari sebelum jatuh tempo diskon yang diberikan adalah sebesar 8%. Keempat pembayaran lebih dari 120 – 180 hari sebelum jatuh tempo dapat menikmati potongan PKB sebesar 10%.

Kedua, memberikan keringanan sebesar 100% pokok tunggakan PKB tahun kelima. Ketiga memberikan keringanan sebesar 2,5% dari pokok BBNKB untuk pembelian kendaraan baru.

“Ayo manfaatkan Program Triple Untung Plus Tahun 2020 ini, menangkan hadiahnya bagi wajib pajak yang taat membayar pajak. Adapun untuk pembayaran Pajak Daerah Kota Banjar atau Pajak Daerah Provinsi Jawa Barat dapat dilakukan melalui Bank BJB, Alfamart, Indomaret, Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, BUMDes. Masyarakat yang akan melakukan pembayaran pajak daerah sangat dimudahkan dan banyak pilihan, silakan manfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya, kami siap melayani Anda,” katanya. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.