Pemkot Banjar Diminta Tata Ulang Lapak PKL di Tamkot

137
0
KUMUH. Beberapa lapak PKL di Taman Kota Lapang Bhakti Kota Banjar sudah tak digunakan. Mulai rusaknya lapak pkl ini dikeluhkan masyarakat dan pengunjung. (Anto Sugiarto / radartasikmalaya.com)

BANJAR – Pemerintah Kota Banjar diminta melakukan evaluasi soal penataan pedagang kaki lima (PKL) di Lapang Bhakti Kota Banjar. Hal itu diutarakan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Banjar Ramdhani Rasikun.

“Menurut saya kelemahan ada pada kurangnya proses evaluasi. Sebab ketika kondisi seperti saat ini, lokasi PKL tidak terpakai dan akhirnya kumuh, dengan adanya evaluasi akan melahirkan opsi jalan keluar. Penanganannya akan lebih efektif dibanding dibiarkan saja,” kata Ramdhani.

Menurut Ramdhani, perlu penataan ulang lapak PKL di taman kota. Sebab, taman kota masih membutuhkan tempat pedagang karena masyarakat yang berkunjung tidak hanya sekadar berjalan-jalan, banyak di antaranya juga memburu kuliner.

“Jadi jika dihilangkan juga malah tidak baik karena itu merupakan program untuk memfasilitasi PKL,” katanya.

Sementara itu, dia meminta tak membiarkan lapak PKL yang sudah tidak terpakai. Dikhawatirkan berdampak negatif.

“Seperti anak remaja hari ini kan pola pergaulannya perlu bimbingan. Kalau lokasi itu dibiarkan, maka akan menjadi peluang yang tidak baik. Hal-hal yang justru merugikan masa depan mereka,” katanya.

Loading...

Sebelumnya, beberapa warga atau pengunjung Taman Kota (Tamkot) Lapang Bhakti Kota Banjar mengeluhkan sudut taman kota yang terlihat kumuh. Banyak bangunan pedagang kaki lima (PKL) yang sudah tak digunakan.

“Masa iya taman kota kayak gitu, tidak rapi dan malah dijadikan tempat tinggal anak jalanan,” ujar salah seorang warga Banjar Oktaviani (30) Jumat (24/5). (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.