Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.3%

7.3%

70.3%

Pemkot Banjar Kucurkan Stimulan untuk UMKM

222
0
MENJELASKAN. Wakil Wali Kota Banjar H Nana Suryana saat diwawancara oleh wartawan di Pendopo Kota Banjar Selasa (11/8). Pemkot akan menyalurkan bantuan stimulai pada pelaku UMKM. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
MENJELASKAN. Wakil Wali Kota Banjar H Nana Suryana saat diwawancara oleh wartawan di Pendopo Kota Banjar Selasa (11/8). Pemkot akan menyalurkan bantuan stimulai pada pelaku UMKM. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya

BANJAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar bakal menyalurkan bantuan stimulan. Itu sebagai langkah memulihkan ekonomi di masyarakat di masa pandemi Covid-19. Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Banjar H Nana Suryana.

Rencananya, Kamis (13/8), Pemkot Banjar menyalurkan bantuan kepada 19.000 kepala keluarga (KK). Bantuannya berupa 15 kilogram beras dan uang tunai Rp 100.000 per KK.

“Untuk teknisnya kita akan rapatkan dengan pihak kepala desa dan lurah. Bantuan ini dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19,” ujar dia kepada wartawan, Selasa (11/8) di crisis center seusai virtual meeting dengan Presiden Jokowi dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Pemkot Banjar juga akan memberikan bantuan stimulan kepada 4.003 pelaku usaha mikro kecil dan menengah UMKM. Nominal bantuannya sebesar Rp 1 juta per UMKM. Dengan bantuan itu diharapkan ekonomi di Kota Banjar bergeliat dan para pelaku usaha bangkit kembali.

Baca juga : Terkait Kesiapan Memulai Pembelajaran Tatap Muka, Disdik Kota Banjar Segera Koordinasi dengan Sekolah

Nana mengatakan, di bidang pertanian atau kawasan rumah pangan lestari (KRPL) dan perikanan, Pemkot Banjar akan memberikan bantuan berupa bibit pohon, tanaman dan lainnya. Itu upaya menjaga ketahanan pangan di masyarakat.

“Jika belum bisa menjual ke masyarakat yang lain, minimal untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sendiri dulu,” tandasnya.

Koperasi pun akan diberi bantuan, namun Pemkot Banjar masih melakukan evaluasi dari total 80 koperasi, hanya 51 yang aktif sementara yang sudah RAT baru 27. “Tentu dalam penyalurannya masih dipertimbangkan. Jangan sampai nanti menimbulkan kecemburuan bagi yang lain,” ujarnya.

Dana stimulan dan bantuan-bantuan untuk masyarakat itu diambil dari anggaran bantuan tidak terduga (BTT) yang mencapai Rp 31 miliar untuk penanganan Covid-19.

“Pelaksanaan protokol kesehatan dan pemulihan ekonomi masih terus dilakukan. Covid-19 belum dinyatakan selesai sampai vaksin Covid itu benar ada,” ujarnya. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.