Pemkot Banjar Tunda Pemberlakuan AKB atau New Normal, Ini Alasannya..

2014
0

BANJAR – Pemerintah Kota Banjar menunda pemberlakuan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau tatanan New Normal, di seluruh wilayahnya.

Sebelumnya Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih, seusai rapat persiapan AKB dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, akan me-launching AKB hari Kamis (04/06).

“Sementara ditunda launching-nya, waktunya diundur,” kata Wakil Wali Kota Banjar, H Nana Suryana.

Ia mengungkapkan, penundaan launching penerapan AKB karena ada beberapa prosesdur yang belum selesai.

Seperti standar operasional protokol kesehatan AKB belum rampung, dasar hukum berupa peraturan wali kota dan keputusan wali kota terkait pelaksanaan AKB, belum ada.

“Kita harus mempersiapkan SOP AKB-nya dulu. Termasuk Perwalnya, Kepwalnya, dan izin dari Kementerian Kesehatan sebagai dasar atau pedoman pelaksanaan AKB,” ungkap Nana.

Rencana pemberlakuan AKB di Kota Banjar, menyusul telah berakhirnya penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid kedua pada 2 Juni 2020.

Pemerintah Kota Banjar bersama gugus tugas covid-19 sepakat tidak memperpanjang pelaksanaan PSBB, namun menggantinya dengan AKB.

“Karena Kota Banjar sudah termasuk zona biru untuk sebaran covid-19. Sehingga pertimbangan kami tidak akan memperpanjang lagi PSBB, namun diganti dengan AKB,” tuturnya.

Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih menegaskan, dalam pelaksanaan AKB, masyarakat harus mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona.

“Kalau tidak mematuhi protokol kesehatan nanti akan ada sanksi,” ancamnya .

AKB sendiri katanya, merupakan aturan untuk tetap mendisiplinkan masyarakat terkait kesehatan dari penularan covid-19.

“Banyak kelonggaran dalam pelaksanaan AKB, tidak seperti PSBB. Seperti toko non sembako boleh beriperasi kembali, perekonomian masyarakat bisa berjalan lagi seperti semula dengan syarat menerapkan protokol kesehatan,” tegas Ade Uu Sukaesih.

(Cecep Herdi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.