Pemkot Diingatkan Soal Perizinan Mal

96

BALE KOTA – Komunitas Pemerhati Kebijakan (Kompak) mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya untuk mengkaji ulang perizinan Transmart. Mereka pun memasang spanduk terkait hal tersebut di pagar Bale Kota, DPRD dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tasikmalaya, Rabu (22/5).

Kompak menyebutkan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat belum menerbitkan persetujuan atas rekomendasi analisis dampak lalu lintas (andal lalin). Mereka meminta pemkot menekan pihak Transmart untuk segera merealisasikan hasil evaluasi dan penilaian terhadap dokumen andal lalin.

Hal-hal yang perlu direalisasikan di antaranya membuat akses keluar Transmart melalui jalur alternatif, titik pemasangan fasilitas lalu lintas dicantumkan dalam dokumen, pemasangan fasilitas lalu lintas dilakukan sebelum beroperasi, rencana pemasangan jembatan penyeberangan orang (JPO) dikaji secara terpisah, memasang CCTV untuk memantau arus lalu lintas, dan sejumlah rekomendasi lainnya.

Salah seorang perwakilan Kompak Andi Abuy mengatakan, jika pemkot terus berdiam diri membiarkan persoalan tersebut, pihaknya berencana melakukan aksi besar-besaran. Tujuh lembaga yang tergabung dalam Kompak, seperti Forum Pemerhati Kebijakan (FPK), Pemuda Demokrat, LSM Gerakan Reformasi Masyarakat Indonesia, Gapura, GMBI, Jarami, dan Jagat. “Ini (pemasangan spanduk, Red) sebagai salah satu bentuk peringatan bagi pemkot supaya tertib, teliti dan detail dalam menerbitkan segala bentuk perizinan,” katanya.

Menurut dia, keabsahan produk perizinan pemkot menjadi pertanyaan tersendiri mengingat ada salah satu syarat teknis perizinan yang sampai saat ini belum dipenuhi perusahaan. “Kita ingin di Kota Tasikmalaya pemerintah tertib dalam menjalankan peraturan. Selektif menerbitkan perizinan supaya tidak timbul persoalan atas kebijakan yang sudah dikeluarkan,” tuturnya. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.