Pemkot Raih Predikat Kota Peduli HAM

108
Bagian BHKD Setda Kota Tasikmalaya PENGHARGAAN. Wakil Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf menerima penghargaan Kota Peduli HAM dari Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly di Kantor Kemenkumham RI Jakarta Selatan, Selasa (12/12).

JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya kembali menyabet predikat Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) RI.

Penghargaan itu diterima langsung Wakil Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf dari Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, pada peringatan Hari HAM Sedunia ke-70 di Jakarta Selatan, Selasa (11/12).

Penghargaan tersebut diberikan juga terhadap daerah lain yang dinilai serius dan concern mengawal pemenuhan HAM di daerahnya. Bagi Kota Tasikmalaya, penghargaan serupa telah diraih sejak 2012.

“Sejak 2012 alhamdulillah berturut-turut meraih prestasi ini,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Bantuan Hukum dan Kerja Sama Daerah (BHKD) Setda Kota Tasikmalaya H Andi Abdullah N kepada Radar, Rabu (12/12).

Menurutnya, penghargaan yang diraih tahun ini merupakan penilaian atas kinerja 2017 dalam memenuhi tujuh kelompok hak. Yakni hak atas kesehatan, pendidikan, perempuan dan anak, kependudukan, pekerjaan, perumahan dan lingkungan yang berkelanjutan.

“Kemudian dari implementasi aksi HAM 2017 sampai dengan 2018, total nilai yang diraih 82,31 yakni memenuhi kriteria sebagai Kota Peduli HAM,” terangnya.

Pihaknya berharap peng­hargaan tersebut men­jadi kado bagi pemkot dan masyarakat di akhir tahun dalam kegiatan Rencana Aksi Nasional HAM (Ranham) yang dikelola Bagian BHKD Setda.

“Sebagai motivasi ke de­pan untuk terus mengawal hak yang harus dipenuhi bagi setiap ma­syarakat,” ungkapnya. (igi)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.