Pemkot Tasik Apresiasi Para Pihak yang Membantu Tangani Covid-19

58
0
APRESIASI. Pemerintah Kota Tasikmalaya memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang berdedikasi di masa pandemi Covid-19. Penghargaan dan apresiasi tersebut diberikan dalam kegiatan Garda Terdepan Penanggulangan Covid-19 di Studio Radar TV Rabu (16/12). Firgiawan / Radar Tasikmalaya
Loading...

TASIK – Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama Radar TV mengapresiasi sejumlah pihak yang berdedikasi tinggi dan berperan nyata di tengah pandemi Covid-19.

Melalui apresiasi Garda Terdepan Penanggulangan Covid-19 yang diselenggarakan secara daring dan live di Studio Radar TV Tasikmalaya, Rabu (16/12).

Salah satu penerima penghargaan kategori dokter berdedikasi, dr Dani SPPD dari RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, bersyukur atas apresiasi yang diberikan Pemkot dan Radar TV.

Hal itu menjadi semangat baru bagi dirinya dan tim, dalam penanganan Covid-19 ke depan.

“Ibaratnya ini penambah spirit bagi kami, supaya lebih fight lagi dalam menangani Covid-19. Sebenarnya kami bukan garda terdepan, justru masyarakatlah yang terdepan maka patuhi protokol kesehatan,” kata Dani usai menerima penghargaan, Rabu (16/12).

loading...

Berbeda dengan Dani, Kabag Ops Polres Tasikmalaya Kota, Kompol Shohet SH MH peraih penghargaan anggota satgas berdedikasi, justru malu atas penghargaan tersebut.

Baca juga : Warga Sekitar Tolak Hotel Crown Kota Tasik Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG Covid-19

Ia mengaku masih banyak pihak dan petugas lain yang lebih berhak meraih penghargaan tersebut atas jerih payah, pikiran dan tenaga yang dicurahkan dalam menekan risiko penyebaran virus.

“Sejujurnya saya malu, akan lebih tepat diberikan kepada rekan lain yang lebih pantas. Tetapi ini jadi motivasi kita bersama agar memahami dan menyadari kondisi pandemi Covid-19 ini masih harus kita hadapi dengan sinergitas bersama,” harap Shohet.

Koordinator Relawan Kang Yanto Oce, Lea Aneu mewakili rekan-rekannya yang meraih penghargaan kategori Komunitas Berdedikasi. Bersyukur atas adanya apresiasi tersebut, meski pun selama ini pihaknya hadir di tengah masyarakat bukan sebagai ajang eksistensi.

“Kita bersama Kang Yanto Oce memang sedang fokus berkegiatan sosial sejak 2018. Terutama di masa pandemi, kami berupaya hadir merespons kebutuhan masyarakat. Apresiasi ini membuat kami semakin bersemangat,” ucapnya.

Sementara itu, Peraih Perawat dan Tenaga Kesehatan Berdedikasi, PIC Ruang Isolasi Covid-19 Nana Ernawati MSi. Mengaku sudah menjadi tugas pokok dan fungsinya, ketika di masa pandemi ini ia harus terjun secara ekstra dalam melaksanakan kewajiban melayani pasien.

“Namun, kami berterima kasih bahwasannya upaya kami dalam bertugas mendapat apresiasi. Ini kami dedikasikan kembali bagi seluruh petugas medis yang berjuang selama pandemic Covid-19,” tuturnya.

Plt Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf menjelaskan memperhatikan peningkatan kasus Covid-19 yang meningkat setiap harinya, membuat Kota Resik masuk ke zona merah atau daerah dengan risiko tinggi penyebaran virus. Saat ini, kata Yusuf, terdapat 750 orang kasus aktif terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal itu menjadi keprihatinan bersama, dimana dokter dan paramedis mulai kewalahan. Bahkan ada tenaga medis kita yang justru ikut terpapar. Termasuk petugas lapangan merasakan hal serupa, melaksanakan imbauan, edukasi dan patroli dalam menekan risiko penularan, merasakan hal serupa. “Sehingga kita perlu apresiasi kinerja mereka selaku garda terdepan. Diharapkan menjadi spirit semua yang terlibat penanggulangan covid-19,” harap Yusuf.

Menurutnya, dengan kinerja paramedis dan petugas lapangan selama pandemi berlangsung. Diharapkan memotivasi masyarakat lain untuk turut serta ambil bagian, berperan memutus mata rantai penyebaran virus.

“Pada kesempatan ini saya berterimakasih kepada radar tv yang menyelenggarakan apresiasi ini serta seluruh stakeholder dan masyarakat atas kerja keras dan pengabdian di masa pandemi. Selamat nominator garda terdepan, semoga kerja keras kita semua dapat tingkatkan penanggulangan dan pelayanan masyarakat yang butuh kehadiran kita,” papar Yusuf menjelaskan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr Uus Supangat mengakui pekerjaan semua pihak saat ini dihadapkan dalam situasi berat. Apalagi, saat ini Kota Resik masuk dalam kategori zona merah.

“Kami mengajak masyarakat untuk bisa sama-sama menjadi garda terdepan, karena di siuasi semacam ini tidak dapat mengandalkan salah satu pihak saja, tetapi harus sinergis bersama-sama,” harapnya. (igi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.