Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.8%

20.5%

8.5%

66.2%

Pemkot Tasik Harus Swab Test Massal Karyawan Toserba & Pasar Modern

4890
4

KOTA TASIK – Lembaga Advokasi Kebijakan dan Informasi Publik (LAKIP) Tasikmalaya, desak Pemkot Tasik, untuk swab test karyawan toserba, mini market dan pasar modern sebelum berlakukan fase adaptasi kebiasaan baru(AKB) atau new normal.

Ketua Lembaga Advokasi Kebijakan dan Informasi Publik (LAKIP) Tasikmalaya, Taufik Rahman mengatakan, pihaknya telah melihat adanya pasar modern di luar daerah menjadi pusat transmisi lokal penyebaran Covid-19.

Hal tersebut harus menjadi cerminan, khususnya di Kota Tasik yang memasuki tatanan new normal.

“Sebelumnya, Kota Tasik itu harus lebih dulu masuk pada new moral baru dan jangan mendahukukan kepentingan pribadi, jabatan, kolega dalam menangani Covid-19,” katanya kepada wartawan, Minggu (07/06).

“Karena, pada tatanan New Normal atau AKB itu ada empat fakta yang belum semuanya utuh dilakukan oleh Pemkot. Antara lain, kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan. Kedua harus melakukan protokol kesehatan yang benar. Ketiga sosialisasi dan keempat lakukan kesiapan dalam new normal,” sambungnya.

Taufik menerangkan, Kota Tasik selama ini belum siap melakukam new normal karena belum utuh dilakukan oleh pengusaha besar yang selama ini sebetulnya mereka memiliki kemampuan untuk melaksanakan rapid test.

Namun, jika pemerintah daerah tidak mampu mendesak pengusaha nantinya akan menjadi pusat baru penyebaran Covid-19.

“Saya meminta agar pemerintah jangan dulu mengizinkan usaha mereka dibuka sebelum semua karyawan yang ada di toserba, mini market dan pasar modern dilakukan rapid tes atau swab test,” sarannya.

Jika pihak pengelola pasar modern sudah melaksanakan rapid test massal untuk karyawannya, maka Pemkot bisa membuka layanan kepada masyarakat.

“Tetapi sekarang ini faktanya belum satupun dari mereka (para pengusaha, red) melakukannya. Artinya pemerintah daerah belum siap melaksanakan kenormalan baru,” tegasnya.

Dia menambahkan, kenormalan baru (new normal) atau adaptasi kebiasaan baru yang dilakukan oleh Pemkot selama ini belum siap sepenuhnya.

Karena, disisi lainnya masih banyaknya karyawan bekerja di pasar modern, mini market dan toserba belum ada satupun dipastikan terbebas dari Covid-19 dan jika terjadi peredaran baru, akan menjadi beban berat bagi tenaga medis.

“Saya ingatkan pemerintah agar jangan membuka dulu perizinan mereka sebelum dilakukan uji cepat (rapid test) dan pastikan dahulu karyawan untuk benar-bemar babas Covid-19,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.