Beranda Kota Tasik Pemkot Tasik Kembalikan Rp 1,5 M ke Kas Negara

Pemkot Tasik Kembalikan Rp 1,5 M ke Kas Negara

112
0
BERBAGI

KOTA TASIK – Pemerintah Kota Tasikmalaya sudah mengembalikan dana Rp 1.574.905.841,35 ke kas negara.

Langkah tersebut menindaklanjuti rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat soal selisih peng­hitungan dalam anggaran belanja tahun anggaran 2017.

“Sudah d­i­selesaikan se­mua. Saat BPK me­re­ko­mendasikan apa saja yang perlu di­tindaklanjuti, masing-masing SKPD (Satuan Kerja Pemerintah Daerah, Red) langsung melaksanakan rekomendasinya,” ujar Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tasikmalaya H Nana Sujana kepada Radar, Minggu (15/4).

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat, sebelumnya, menemukan kekurangan volume dan selisih perhitungan harga satuan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sebesar Rp 844.416.755,75.

Kemudian kelebihan pe­r­hi­tungan volume dalam RAB atas dua paket pekerjaan pada Dinas Pe­rumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman sebesar Rp123.838.330,08 dan denda keterlambatan pada pekerjaan penataan kompleks TPU Muslim Aisha Rashida sebesar Rp15.017.800,00.

Temuan berikutnya yaitu kelebihan perhitungan volume dalam RAB atas pekerjaan gedung dan bangunan pada empat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sebesar Rp 405.467.467,28.

Terkait prediksi dari beberapa tokoh bahwa adanya potensi temuan bertambah, lantaran cakupan pemeriksaan dari BPK baru mencapai Oktober 2017, Nana tidak bisa memastikannya. Sebab, saat ini lembaga independen itu masih melaksanakan audit secara keseluruhan anggaran belanja Pemkot selama satu tahun penuh di 2017.

“Kita masih menunggu hasil audit keseluruhan, kemungkinan sampai akhir April ini baru selesai,” ungkapnya.

Terpisah, Dewan Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Nandang Suherman memprediksi akan terjadi tambahan temuan, mengingat saat ini BPK masih mengaudit pekerjaan Pemkot di sektor lainnya.

“Berpotensi adanya tambahan temuan. Sebab, Rp 1,5 miliar temuan itu belum keseluruhan. Menurut informasi pemeriksaan masih berlangsung sampai Mei mendatang,” tegasnya.

Dia menambahkan perlu adanya pengawasan ketat pada setiap kegiatan pembangunan Pemkot. Baik dari internal eksekutif, DPRD ataupun elemen masyarakat. Supaya bisa dipastikan uang rakyat yang dititipkelolakan kepada pemerintah digunakan dengan baik. (igi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here