Pemkot Tasik Targetkan Open Bidding Mulai Maret

61
0
RAPAT. Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya saat rapat kerja dengan BKPSDM, Bagian Hukum, Bagian Organisasi dan asisten administrasi umum di ruang rapat paripurna Kamis (14/1).
Loading...

Pemerintah Kota Tasikmalaya menargetkan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (open bidding) akan dimulai Maret 2021 mendatang. Setelah Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru dikukuhkan, Pemkot akan meng­isi sejumlah kur­si eselon II yang mengalami kekosongan.

Ketua Komisi I DPRD Kota Ta­sik­malaya, H Dayat Mustopa me­ngatakan sebelum kursi eselon II yang kosong dilelangkan, Pem­kot akan mengisi terlebih dahulu dengan Pelaksana Tugas (Plt). Sambil menunggu kursi mana saja yang kosong, seusai pengukuhan SOTK baru.

“Hasil rapat kerja tadi, Pemkot menyampaikan bahwa rencananya open bidding akan dimulai Maret ini. Karena akan ada eselon II yang pensiun jadi disekaliguskan pengisiannya,” ujar Dayat usai rapat kerja bersama BKPSDM dan Setda Kota Tasikmalaya di ruang rapat paripurna, Kamis (14/1).

Dia menjelaskan meski sementara waktu sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diisi Plt, tidak berpengaruh signifikan dalam memastikan laju roda pemerintahan berjalan optimal. Secara administrasi bisa berjalan normal hanya untuk mengambil kebijakan strategis masih terbatas.

Baca juga : 2 Pemain Persib Coaching Clinic di Akademi Persib Galunggung, Kawalu Kota Tasik

loading...

“Dari sisi kebijakan memang terbatas. Tetapi, kita dorong rekan-rekan eksekutif untuk pembinaan, jangan sampai pelayanan tidak berjalan.

Seperti adanya beberapa informasi kemarin, SOTK baru belum dikukuhkan ASN ragu jalankan tupoksinya,” papar Dayat.

Politisi Golkar tersebut mendorong agar proses administrasi menjelang dilangsungkannya open bidding, tidak lagi terkendala sistem baru. Sehingga ketika ditargetkan untuk dimulai Maret, kendala yang akan mengganjal prosesi seleksi pejabat dapat diminimalkan. “Jadi tidak ada ngaret-ngaret lagi. Kan kurang baik juga kalau posisi kadis terlalu lama Plt,” tegas dia.

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya, Anang Sapaat mengapresiasi Pemkot yang sudah menggulirkan solusi terkait banyaknya kendala mengganjal, seperti penggajian dan pencairan tunjangan ASN.

Dia menjelaskan persoalan teknis dan bersifat administratif ke depan harus lebih tertib lagi. Sehingga kebijakan strategis tidak terkendala hal-hal yang kurang prinsipil.

“Ke depan rotasi mutasi ada kelambatan, kendala-kendalanya diantisipasi jangan jadi akumulasi dan berakibat fatal,” ujarnya.

Ia berpesan Pemkot bisa lebih senyap dalam melaksanakan pelantikan atau pengangkatan suatu pegawai. Sebab, tidak jarang urusan pelantikan menuai reaksi dan kegaduhan di masyarakat.

“Pegawai-pegawai yang akan dilantik itu, sering kali sudah banyak yang bocor. Kalau bisa ke depan tutup rapat,  Komisi I saja yang mitranya kadang tidak tahu, di luaran lebih cepat pada tahu,” kelakarnya. (igi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.