Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4%

19.6%

8.1%

68.2%

Pemkot Tasik Upayakan Tes Swab Corona di Daerah

253
0
dr Uus Supangat Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya

CIHIDEUNG – Salah satu kendala dalam penanganan Covid-19 yakni antrean swab test yang cukup panjang. Pemerintah Kota Tasikmalaya akan mengupayakan agar swab test bisa dilakukan di daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr Uus Supangat mengatakan, panjangnya antrean membuat hasil swab test baru keluar setelah dua minggu. Sementara untuk memastikan pasien sehat perlu dilakukan swab ulang.

Baca juga : Warga Kota Tasik yang Masuk Data Pasti Terima Bantuan

“Kita bisa tahu pasien sehat ketika swab kedua dinyatakan negatif,” ungkapnya kepada Radar.

Dengan tes swab yang perlu dilakukan dua kali. Artinya pasien harus diisolasi sekitar satu bulan. Ini menimbulkan kekhawatiran terhadap psikologi mereka jika terlalu lama tidak berinteraksi dengan dunia luar.

“Khawatir pasien jadi stres kalau terlalu lama diisolasi,” ujarnya.

Solusi yang harus dilakukan yakni melakukan PCR atau swab test di daerah untuk mempersingkat mekanisme pemeriksaan, maka dari itu pihaknya akan mencari peluang tersebut.

“Kalau bisa tes PCR di sini, dua hari bisa keluar hasilnya dan pasien bisa lebih cepat pulang,” katanya.

Lanjut dr Uus, saat ini Gubernur Jawa Barat sedang mewacanakan ada rumah sakit yang bisa menjadi rujukan di daerah. Dia berharap Kota Tasikmalaya atau daerah sekitarnya bisa ditunjuk.

“Meskipun di kabupaten tidak apa-apa yang penting dekat dan kita prosesnya bisa cepat,” tuturnya.

Sementara ini sebagai deteksi dan screening awal, Dinkes terus menggencarkan rapid test.

Saat ini ketersediaan rapid test tergolong masih aman, karena pihaknya banyak mendapat bantuan dari provinsi dan pusat.

“Saat ini kita sudah sekitar 3.000 orang yang di-rapid test,” katanya.

Baca juga : 2 Rumah di Indihiang Kota Tasik Digeledah Densus 88

Rapid test sendiri hanya diperuntukkan untuk masyarakat tertentu, yakni kelompok berisiko tinggi dan proses tracing.

Meskipun bukan pemeriksaan final, namun hasil rapid test 80% tidak berbeda dengan swab test. “Kebanyakan ketika di-swab hasilnya sama, ada beberapa yang berbeda tapi tidak banyak,” terangnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.