Pemkot Usulkan 160 Formasi PPPK

94

BUNGURSARI – Pemerintah Kota Tasikmalaya mengusulkan 160 formasi dalam perekrutan Pe­gawai Peme­rintah de­ngan Per­janjian Kontrak (PPPK).

Hal itu sesuai dengan jumlah Honorer Kategori 2 (K2) di wilayah Kota Tasikmalaya berdasarkan database Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Sesuai data base di BKN, kita usulkan jumlah formasi yakni 138 untuk guru dan 22 penyuluh pertanian,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Tasikmalaya Gun Gun Pahlagunara saat ditemui usai rapat di Bale Kota Kamis (7/2).

Dia menjelaskan jumlah itu diusulkan hasil pemilahan dari sekitar 450 tenaga honorer K2 yang ada di Kota Tasikmalaya. Sebab, kriteria di perekrutan tahap pertama PPPK itu diprioritaskan bagi honorer K2 yang bertugas di bidang pendidikan, kesehatan dan penyuluh pertanian.

“Sementara di kita tenaga kesehatan sudah habis. Maka usulkan untuk formasi guru dan penyuluh saja,” terangnya.

Dari informasi yang diketahuinya, perekrutan PPPK layaknya rekrutmen CPNS. Sehingga, di dalamnya terdapat tahapan seleksi yang harus diselesaikan para peserta.

“Jadi kita usulkan saja, semoga bisa terakomodir jumlah tersebut. Nantinya perekrutan itu seleksi seperti CPNS,” ucapnya menjelaskan.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tasikmalaya Hanafi menjelaskan daerah sifatnya sebatas pengusulan. Sementara, penggajian sendiri diharapkan bisa ditanggung pemerintah pusat. Sebab, kata dia, apabila penggajian tidak di-cover pemerintah pusat, tentu menjadi keharusan Pemkot untuk menyiasati dengan membebankan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Informasinya untuk penggajian masih dibahas pemerintah pusat. Kita harap ada kebijakan dalam membantu daerah,” tuturnya.

Terpisah, Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya H Ivan Dicksan mengaku sebetulnya saat ini Pemkot membutuhkan pegawai tidak hanya untuk mengisi kekurangan pegawai di bidang pendidikan, kesehatan dan penyuluh saja. Mengingat, di beberapa dinas teknis masih terbilang kurang staf.

“Kita harap ke depannya ada kebijakan juga PPPK itu mengisi formasi di dinas teknis, sebab selama ini masih kekurangan,” ungkap Ivan. (igi)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.