Pemohon SIKM di Ciamis Membludak

184
0
RAMAI. Warga ramai-ramai mendatangi Dinkes Kabupaten Ciamis untuk membuat berkas syarat dalam pembuatan SIKM Jakarta, sehingga mereka bisa kembali bekerja di ibu kota, Rabu (3/6). IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Warga Kabupaten Ciamis yang akan kembali bekerja ke Jakarta berbondong-bondong menanyakan pembuatan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta ke Posko Pusat Informasi dan Koordinasi (PIK) Covid-19. Padahal, SIKM hanya dikeluarkan oleh Pemprov Jakarta.

Ketua Tim Penanganan Kasus (PIK) Covid-19 Kabupaten Ciamis dr Eni Rochaeni mengatakan, sejak H+1 lebaran hingga sekarang posko diserbu oleh pemudik yang akan kembali ke Jakarta, Bandung dan sekitarnya.

Baca juga : 20 Rumah di Cisaga Ciamis Disapu Angin Kencang

Sedikitnya 150 orang per hari datang ke posko untuk meminta dibuatkan SIKM.

“Kedatangan mereka menanyakan soal pengurusan SIKM, padahal di Posko Covid-19 hanya memberi surat keterangan pemeriksaan yang menyatakan telah menyelesaikan masa isolasi mandiri saja,” ujarnya kepada Radar, kemarin.

“Meski begitu kami tetap melayani warga yang datang, serta diberikan pemahaman untuk memproses pembuatan SIKM secara online,” ujarnya, menambahkan.

Kata dia, walaupun masyarakat datang ke posko tanpa bisa membuat SIKM tetap tidak sia-sia.

Pasalnya, bisa membuat beberapa persyaratan yang harus dilengkapi untuk mengurus SIKM seperti, formulir keterangan dari desa/ kelurahan yang menerangkan bahwa benar adalah warga Ciamis akan pergi ke Jakarta untuk tujuan bekerja atau keperluan lainnya.

Kemudian, kata dia, surat pernyataan sehat yang diisi oleh dirinya sendiri menyatakan riwayat kesehatan yang ditandatangani oleh dirinya sendiri di atas materai.

Termasuk surat keterangan bekerja dari perusahaan atau instansi yang bersangkutan di Jakarta yang diisi oleh lembaga tersebut.

“Terakhir surat jaminan kesehatan dari keluarga di Jakarta yang ditandatangani perwakilan keluarga di Jakarta di atas materai dan surat jaminan kesehatan dari perusahaan di Jakarta yang ditandatangani oleh perusahaan di atas materai,” katanya.

Mumu Mulyana (56), pemohon persyaratan SIKM mengaku awalnya ingin membuat surat izin keluar masuk ke sini.

Tapi, menurut petugas harus secara online dan di sini hanya persyaratan penyertanya saja.

Baca juga : Tak Kuat Nanjak, Truk Angkut Pasir Cebur Kolam di Baregbeg Ciamis

“Karena saya sudah lama di kampung  hampir dua bulan, ingin kembali berjualan kerupuk lagi di Jakarta.

Makanya membuat persyaratan untuk SIKM, sehingga dalam perjalanan ke Jakarta bisa aman dari petugas,” ujar warga Dusun Cigaru RT/RW 2/10 Desa Mekarsari Kecamatan Cipaku kepada Radar, kemarin. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.