Pemprov Jabar Siap Bantu Pembangunan Kantor Desa Neglasari Tasik yang Dibakar Kades

187
0

KOTA TASIK – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) siap bantu membangun kembali Kantor Desa Neglasari Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya yang hangus dibakar kepala desa dan kakanya.

Hal itu dikatakan Wakil Gubernur (Wagub) Jabar, Uu Ruzhanul Ulum kepada radartasikmalaya.com usai melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pos Tasikmalaya di Jalan Otista, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Selasa (18/2) siang.

“Harapan kami ini segera dibangun kembali (kantor desa). Kalau perlu kami di pemerintah provinsi demi kestabilan pelayanan pemerintah, kami siap membantu pembangunan kantor desa yang dibakar itu,” katanya.

“Tapi kami yakin, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya pun akan sigap soal ini. Memang dalam aturannya pembangunan kantor desa adalah kewenangan pemerintah desa,” sambungnya.

Jadi, terang dia, pemerintah kabupaten dan provinsi tak punya kewajiban untuk membangun kantor kepala desa. Tapi yang menjadi kewajiban membangun kembali kantor itu adalah desa itu sendiri dan masyarakatnya.

“Tapi kenapa tidak, kalaupun harus dibantu kami akan memberikan perhatian terhadap kantor desa itu. Meskipun kami yakin Pemkab dan masyarakat akan membantu agar dibangun kembali kantor desanya,” terangnya.

“Kami merasa prihatin. Kami pun berharap masyarakat tidak menghakimi sendiri kepada orang-orang yang terlibat di dalamnya. Biarkan aparat penegak hukum yang melakukan hal-hal yang harus dilakukan oleh mereka,” tambahnya.

Dia berharap, sekalipun kantor desa itu dibakar, tetapi pihak pemerintah desa (Pemdes) bisa melayani masyarakat. Karena masyarakat begitu tergantung terhadap pelayanan di pemerintahan desa.

Baik bagi mereka yang ingin berpergian ke luar desa, yang berusaha, yang sekolah dan lain sekalipun, ini pemerintahan desa adalah pemerintah yang sangat dekat sekali dengan masyarakat dan sangat dibutuhkan kehadirannya.

“Kadang-kadang pemerintah provinsi tak begitu sering dibutuhkan oleh masyarakat yang ada di desa. Tapi pemerintah desa sangat dibutuhkan masyarakat. Oleh karena itu dengan kejadian seperti ini pelayanan terhadap masyarakat harus tetap dilakukan. Kalaupun kepala desa berhalangan, pelayanan di desa bisa oleh stafnya, ada sekdesnya dan lainnya,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.