Minta Jabatan Wakil Bupati Segera Diisi

Pemprov Jabar Surati Bupati

50

SINGAPARNA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengirimkan surat dengan lampiran pengisian jabatan wakil bupati Tasikmalaya yang bersifat segera dan ditujukan kepada Bupati H Ade Sugianto serta Ketua DPRD H Ruhimat pada 1 Februari 2019 dengan nomor 132/383/Pemkam.

Dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Daerah Pemprov Jabar Dr H Iwa Karniwa SE Ak MM CA PIA menindaklanjuti pelantikan Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto untuk sisa masa jabatan periode 2016-2021 pada 3 Desember 2018. Bahwa dalam Undang-Undang Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah pada pasal 1 tercantum apabila wakil gubernur, wakil bupati, wakil wali kota berhenti karena meninggal dunia atau diberhentikan, maka pengisiannya melalui mekanisme DPRD berdasarkan usulan dari partai pengusung.

Pada pasal 2, partai pengusung dapat mengusulkan dua nama calon wakil bupati kepada DPRD untuk dipilih dalam rapat paripurna. Kemudian, pada pasal 4 dijelaskan pengisian jabatan wakil bupati ini dilakukan apabila sisa masa jabatannya 18 bulan terhitung sejak kosongnya jabatan tersebut.

Berdasarkan ketentuan itu, maka kekosongan jabatan wakil bupati pada sisa masa jabatan 2016-2021 terhitung sejak Ade Sugianto dilantik menjadi bupati definitif pada 3 Desember 2018 sampai akhir jabatannya 23 Maret 2021, sehingga sisa masa jabatannya 27 bulan 20 hari. Maka dari itu, jabatan wakil bupati ini harus segera diisi.

Dalam suratnya, Iwa meminta Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto segera berkoordinasi dengan partai pengusung untuk mengusulkan dua nama cawabup yang dilanjutkan kepada DPRD untuk dilakukan proses pemilihan.

Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Tasikmalaya Ir H Zaenal Purkon mengatakan bahwa surat tersebut ditujukannya bukan kepada pemerintah, melainkan langsung untuk ketua DPRD dan bupati. “Jadi konfirmasinya langsung saja ke ketua dewan. Suratnya kaitan dengan Undang-Undang Nomor 10 dan sisa jabatan periode ini,” jelasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya H Ruhimat membenarkan adanya surat dari Pemporv Jabar terkait dorongan dalam pengisian jabatan wakil bupati. Pihaknya juga hanya mempunyai kewenangan mendorong bupat segera berkoordinasi dengan partai pengusung untuk mengusulkan dua nama ke DPRD dalam proses pemilihan wabup.

“Pengisian wabup ini dalam rangka efektivitas kinerja. Hadirnya surat ini pun berarti Pemprov Jabar juga mengharapkan bupati segera melakukan pengisian jabatan wakil bupati,” terangnya.

Selain itu, Ruhimat pun sudah berkoordinasi dengan fraksi-fraksi dari partai pengusung untuk segera membahas dan memproses pengisian jabatan wakil bupati dan diusulkan ke DPRD untuk segera diproses pemilihan. (yfi)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.