Pemuda Ikut Tangani Kekeringan

28
0
Loading...

Menangani kekeringan dan kesulitan air bersih perlu pelibatan semua elemen. Termasuk pemuda. Kaum muda bisa berperan sesuai kapasitasnya.

Ketua Karang Taruna Cihideung Arief Abdul Rohman akan mengajak teman-teman berperan aktif menangani kekeringan dan kekurangan air bersih.

“Dalam rapat pengurus tingkat kota mendatang, kita akan membahas hal tersebut. Kita harap, teman-teman pemuda di setiap wilayah juga bisa berperan dalam memantau titik yang mulai terdampak akibat kemarau,” tuturnya kepada Radar, Kamis (13/6).

Pihaknya juga berharap adanya kepedulian pihak swasta supaya turut membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat.

Catatan Radar, pihak swasta dan elemen-elemen lainnya di tahun-tahun lalu sudah menyalurkan air bersih. Beberapa diantaranya, Plaza Asia, Forum Peduli Tasik, Paguyuban Tionghoa Tasikmalaya (PTT), Polres Tasikmalaya Kota, Kodim 0612 Tasikmalaya, Pramuka dan lainnya.

“Ini fenomena yang kerap terjadi ketika kemarau. Maka kita harap pihak-pihak lain dapat turut andil menanggulanginya. Sementara Pemkot diharapkan dapat memecahkan solusi untuk meminimalkan dampak kekeringan,” terang Arief.

Pendistribusian air bersih juga dilaksanakan Pemkot Tasikmalaya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya.

Loading...

Koordinator Pusdalop PB BPBD Kota Tasikmalaya Harisman mengatakan pihaknya sudah menyiapkan surat edaran untuk di sebar ke setiap kecamatan dan kelurahan. Salah satunya, berkenaan mekanisme bagi masyarakat yang hendak mengusulkan bantuan pengiriman air bersih.

“Kelurahan harus menyam­pai­kan data terlebih dahulu, terkait potensi kekeringan dan rawan air bersih wilayah masing-masing. Kemudian, kami akan rekap dan survei ke lokasi untuk memastikannya,” kata dia memaparkan.

Masyarakat pun, dapat secara langsung melakukan usulan untuk dikirim air bersih dari BPBD. Namun, harus diketahui kelurahan masing-masing, baik berupa surat tembusan atau berkoordinasi ke BPBD melalui kelurahan.

“Intinya harus diketahui kelurahan masing-masing. Jangan sampai, ketika ada usulan, pihak kelurahan bersangkutan tidak mengetahui atau memiliki datanya,” ucap Harisman.

Termasuk, lanjut dia, pihak swasta yang hendak mendistribusikan air bersih juga diharapkan berkoordinasi dengan BPBD. Supaya, penyaluran bantuan tersebut bisa dipastikan tepat sasaran atau diterima warga di suatu wilayah yang kondisinya benar-benar membutuhkan bantuan air bersih.

“Berkoordinasi dengan kami, nanti ka­mi tentukan lokusnya di mana. Su­paya, bantuan yang disalurkan itu dapat diterima pihak yang betul-be­tul membutuhkan,” tandasnya. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.