Pemuda Kalangsari Kota Tasik yang Dicelurit Geng Motor Masih Sulit Bicara

100
0
radartasikmalaya.com
Korban pembacokan yang diduga dilakukan geng motor saat ditemui di rumahnya, Minggu (20/12) malam. istimewa for radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIM – Aksi brutal geng motor di Kota Tasikmalaya, Minggu (20/12) dini hari, menyebabkan seorang pemuda berinisial AR (26), warga Kalangsari Kelurahan Sukamanah Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, mengalami luka bacok di bagian kepala belakang dan pundak.

Orang tua korban, Deni Rusmana mengatakan, luka yang dialami anaknya sangat parah hingga harus dijahit sebanyak 30 jahitan.

“Luka anak saya kayaknya dalam, mengerikan lah parah,” ujar Deni kepada wartawan, Selasa (22/12) sore.

Ia menerangkan, anaknya menjadi korban geng motor saat sedang nongkrong di warung kopi bersama teman-temannya.

Kondisinya saat ini sudah mulai sedikit bisa berkomunikasi tapi belum banyak bicara.

Loading...

“Alhamdulillah bisa komunikasi meski masih terbatas,” ucapnya.

Sementara itu teman korban, Ac (25) menuturkan, sampai saat ini saudara-saudaranya masih banyak yang datang untuk menengok.

“Masih susah ngobrol. Paling ngejawab sedikit-sedikit,” tuturnya.

Sebelumnya, dua pemuda warga Kampung Kalangsari Kelurahan Sukamanah Kecamatan Cipedes, KotaTasikmalaya menjadi korban penganiaan dan pembacokan dengan celurit oleh geng motor, Minggu (20/12) dini hari.

Korban berinisial AR di bacok dengan cerulit di bagian kepala belakang dan pundak hingga mengalami luka menganga dan harus dijahit sampai 30 jahitan.

Sementara korban lainnya berinisial TA, mengalami luka lebam di wajah dan badan akibat dikeroyok geng motor.

Menurut orang tua korban pembacokan, Deni Rusama mengatakan, sebelum kejadian anaknya sedang nongkrong bersama para pemuda lainnya di sebuah warung kopi.

Kemudian ada orang yang dia kenal yang katanya di sekap di wilayah Imbanagara Kabupaten Ciamis.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.