Promosikan di Facebook, Diamankan Polisi di Kosan

Pemuda Layani Pijat Plus-Plus

5172
0
DIPASANGI GARIS POLISI. Ketua RW setempat memeriksa tempat kos terduga pelaku pijat plus-plus di Jalan Cieunteung Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya Senin (19/8). Foto kiri. Salah satu foto pelaku saat memijat. foto-foto: Rangga Jatnika / Radar Tasikmalaya

TASIK – Diduga telah menyediakan layanan pijat plus-plus, seorang pemuda berinisial ADH (26) diciduk Polisi di sebuah kamar kos di Cieunteung Kelurahan Sukarame Kecamatan Cihideung, Senin (19/8).

Dari informasi yang dihimpun Radar, jajaran Polsek Cihideung dan Polres Tasikmalaya Kota mendatangi kosan pemuda tersebut. ADH bersama temannya pun diamankan petugas, dan tempat kos pun dipasangi garis polisi.

Ketua RW setempat, Ajat Sudrajat mengakui mendapat komunikasi dari kepolisian.

Hal itu terkait diamankannya salah satu penghuni kos di wilayahnya. “Iya, tadi kejadiannya pukul 15.00, polisi mengamankannya dua pemuda,” ungkapnya kepada Radar.

Dari informasi yang didapatnya, kata Ajat, disinyalir ADH menyediakan jasa pijat plus-plus. Tetapi, Ajat tidak mengetahui secara pasti karena tidak pernah melihat aktivitas yang mencurigakan. “Saya juga kaget, karena katanya disinyalir dia buka pijat plus-plus,” terangnya.

Ketua RT setempat, Yayan mengaku belum pernah melihat aktivitas mencurigakan dari ADH. Terlebih, ADH jarang berkomunikasi dengan warga sekitar. Menurut Yayan, ADH telah tinggal di kosan sejak 7 bulan. “Sering sih lihat, tapi tidak bergaul,” tuturnya.

Terkait kepribadiannya, kata Yayan, ADH terlihat kemayu atau menyerupai sifat perempuan. Dia dan warga pun sempat khawatir, tetapi tidak bisa berbuat apa-apa. “Kalau tahu begitu (melayani pijat plus, Red), sudah pasti warga juga mengusirnya,” tutur dia.

Salah seorang warga yang rumahnya berdekatan dengan kosan ADH, Ami Rahmi (28) mengatakan ADH sering belanja ke warungnya. Namun tidak menyangka pemuda itu merupakan tukang pijat plus-plus. “Tahunya dia kerja di toko meubel,” tuturnya.

Akan tetapi, setelah melihat akun facebook-nya, Ami pun kaget karena ADH membuka jasa pijat. Di salah satu postingannya menampilkan praktek pijat dalam kondisi telanjang. “Mungkin promosinya memang di facebook,” terangnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf SIK SH mengakui telah mengamankan ADH. Terkait dugaan, dia membuka layanan pijat plus-plus, polisi masih mendalaminya. “Sedang ditangani, betul tidaknya (pijat plus-plus) masih dalam pendalaman,” ungkapnya.

Dari pengamatan Radar, melalui facebook, ADH menawarkan jasa pijat. Dalam postingan tanggal 15 Agustus, terdapat gambar dua orang yang sedang telanjang mirip praktek pijat. (rga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.