Pemuda Mandalika Mahir Buat Miniatur

58
IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA BUAT MINIATUR. Para pemuda di Dusun Mandalika Desa/Kecamatan Cikoneng membuat miniatur rumah dari limbah bambu, Minggu (2/12).

CIKONENG – Para pemuda di Dusun Mandalika Desa/Kecamatan Cikoneng punya keterampilan khusus membuat berbagai macam miniatur rumah dari limbah bambu. Karya mereka pun banyak diminati para pembeli.

Salah seorang pemuda yang mampu membuat miniatur rumah itu adalah Yoyo Dahyo. Pria berusia 27 tahun ini terjun ke pembuatan miniatur rumah setelah menganggur. Dia berhenti bekerja di perusahaan konveksi di Bandung sekitar dua tahun ke belakang. Lalu pada Oktober 2017, dia diajak temannya, Yuda Warisman untuk membuat kerajinan dari bambu.

“Kami belajar dengan melihat di internet. Awalnya membuat miniatur rumah berbahan bambu dan akar. Setelah jadi, di-upload di medsos. Ternyata ada yang beli. Lantas dijual,” ungkap Yoyo, Minggu (2/12).

Pembeli pertama miniatur rumah itu menumbuhkan spirit Yoyo dan kawan-kawan untuk menggeluti lebih dalam kerajinan bambu. Mereka mengumpulkan bambu-bambu bekas yang tak bertuan di kawasan Sungai Cireong. Pemanfaatan limbah bambu ini lebih murah karena tidak mengeluarkan biaya.

Untuk mendapatkan bahan baku sejauh ini sangat mudah. Hanya saja mereka kekurangan modal untuk membeli kebutuhan lainnya. Seperti lem.

Adapun dalam pembuatannya, bambu itu dipotong kecil-kecil. Lalu diraut agar lebih halus. Setelahnya disusun membentuk bangunan rumah dengan lem.

Seiring berjalannya waktu miniatur rumah buatan pemuda Mandalika makin banyak peminat. Harga jualnya mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu tergantung kerumitan pembuatannya. “Bahkan sampai ada yang pesan ingin disamakan dengan rumah aslinya. Konsumen mengirim foto rumahnya, baru kita bisa bikin sesuai keinginan konsumen,” jelas Yoyo.

Pemuda lainnya, Yuda Warisman (26) menceritakan ide membuat miniatur rumah itu lahir saat nongkrong bersama rekan-rekannya. Dia memanfaatkan aktivitas nongkrong itu untuk berkarya daripada sekadar berbincang. “Kita sama-sama pasarkan. Meski hasilnya belum maksimal, namun tetap kita maju terus,” terang dia.

Dia berharap kerajinan miniatur rumah karya pemuda Mandalika terus berkembang. Bahkan bisa memberikan manfaat yang luas terutama dalam hal pemberdayaan pemuda. “Kami harapkan juga ada bantuan modal dari pemerintah. Sehingga kami bisa lebih maju dan memproduksi banyak lagi,” ungkapnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.