Pemuda Turut Tangani Masalah Kesejahteraan

116
0

CIPEDES – Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Pemuda Penggerak Kota Tasik (Pager Asik) akan turun tangan menangani masalah kesejahteraan sosial. Mereka turut terjun langsung lantaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya tidak mampu menjamin kebutuhan hidup warga miskin.

Ketua Pager Asik, Rizki mengatakan, banyak permasalahan kesejahteraan sosial yang belum tertangani maksimal oleh pemerintah di antaranya kemiskinan yang masih melekat di sebagian masyarakat. “Terbukti dengan masuknya Kota Tasikmalaya menjadi salah satu yang termiskin di Jawa Barat,” ujar dia kepada Radar usai mengadakan diskusi terbuka di Kafe Stitaco, Minggu (7/7).

Selama ini, kata dia, alasan pemkot tak maksimal menangani warga miskin lantaran keterbatasan anggaran. “Anggarannya kan memang kecil,” tutur dia.

Menyikapi hal tersebut, dia mengumpulkan generasi milenial dari kalangan siswa, mahasiswa dan muda-mudi untuk memahami kondisi kesejahteraan sosial Kota Resik. Masalah ini tidak bisa ditangani jika hanya mengandalkan pemerintah. “Kami ingin mengajak para generasi milenial untuk bergerak, langkah awalnya ya dengan membuat mereka paham kondisi kesejahteraan sosial di Kota ini,” ujar dia.

Sejauh ini, Pager Asik sudah bergerak di bidang sosial mulai dari kampanye kepedulian kepada Orang dengan HIV/Aids (Odha) serta bantuan sosial bencana. Gerakan itu tidak ada sepeser pun menggunakan anggaran negara.

Ketika para pemuda sudah memiliki kepedulian, maka kekuatan untuk membantu menangani masalah sosial pun bisa lebih maksimal. Bahkan, tidak menutup kemungkinan pihaknya menggandeng para pengusaha untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Apalagi perusahaan itu kan punya CSR yang harus disalurkan,” tuturnya.

Kabid Pemberdayaan Dinas Sosial Kota Tasikmalaya Hayat Tuloh Ansori mengakui, pemerintah terkendala anggaran. Tahun ini, pihaknya hanya memiliki Rp 5 miliar untuk menangani penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang terbagi di tiga bidang. “Anggaran itu berikut untuk operasionalnya,” ujarnya.

Dengan kondisi sekarang, kata dia, tidak mungkin pemerintah bergerak sendirian. Perlu ada kontribusi masyarakat supaya kesejahteraan sosial bisa lebih baik. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.