Pemudik dari Zona Merah ke Garut Diminta Kembali

3479
0
istimewa OPERASI. Anggota Sat Lantas Polres Garut memeriksa kendaraan di wilayah perbatasan Jumat (24/4). Pada operasi setiap pemudik diminta putar balik.

LIMBANGAN – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Garut mulai melakukan penyekatan pemudik yang melintas di wilayah Garut. Hal ini dilakukan setelah berlakunya aturan larangan mudik, seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo.

“Penyekatan ini sudah kami lakukan dari kemarin (Kamis, Red). Setiap kendaraan yang akan mudik, diminta untuk putar arah kembali,” ujar Kasat Lantas Polres Garut AKP Asep Nugraha kepada wartawan Jumat (24/4).

Baca juga : 1 Kampung di Cigedug Garut Diisoli 14 hari, Kecamatan Cikajang, Bayongbong & Cisurupan akan Lakukan Ini..

Asep mengatakan dalam Operasi Ketupat Covid-19 Lodaya 2020 pihaknya melakukan pemeriksaan setiap kendaraan yang melintas di jalur nasional.

“Semua kendaraan yang lewat, kami cek identitas penumpangnya. Serta maksud melintasi jalan ini. Kalau niatnya mudik, kami minta putar arah,” ucapnya.

Pihaknya melakukan pengecekan di jalan nasional Limbangan yang berbatasan dengan Kabupaten Bandung. Pengecekan juga dilakukan di Jalan Kadungora dan Jalan Malangbong yang menjadi batas dengan Tasikmalaya dan Sumedang.

Jalan tersebut jadi akses utama pemudik untuk menuju wilayah selatan Pulau Jawa. Seperti Cilacap dan Yogyakarta. Selain itu juga jadi alternatif warga menuju Sumedang dan Cirebon via Wado.

Selama melakukan penyekatan, pihaknya menemukan beberapa kendaraan yang akan mudik. Petugas pun langsung meminta pengendara memutar dan kembali ke tempat asal. “Sesuai anjuran pemerintah, kami imbau untuk tidak melaksanakan mudik,” katanya.

Situasi di Jalan Limbangan hingga Malangbog baik arah Tasik maupun Bandung, lanjutnya, terpantau cukup lengang. Hanya terlihat beberapa kendaraan yang melintas.

Baca juga : Ini Alasan Beberapa Desa di Garut Tolak Terima BLT

Selama Ramadan, pihaknya akan melakukan Operasi Ketupat untuk menghalau pemudik. Operasi pada tahun sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, yang mengutamakan keselamatan pemudik kembali ke kampung halaman. “Semua jalur mudik akan kami lakukan penjagaan. Jika ada yang akan mudik, akan kami minta untuk putar balik lagi. Kami minta kepada warga untuk mematuhi anjuran pemerintah selama wabah Covid-19,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.