Pemudik ke Pangandaran Terus Bertambah, Ruang Isolasi Khusus Masih Cukup

1069
0

PANGANDARAN – Jumlah pemudik yang baru datang ke Kabupaten Pangandaran terus bertambah. Padahal sudah diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk menekan penyebaran Covid-19. Sampai Jumat (8/5) jumlah pemudik yang ditempatkan diisolasi khusus sebanyak 693 orang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pangandaran Nana Ruhena mengatakan, pertambahan jumlah pemudik dari zona merah semuanya tersebar di 10 kecamatan dan sudah ditempatkan sesuai dengan domisilinya masing-masing.

“Terdapat penambahan, jadi total 693 orang yang sudah dikarantina. Tapi semuanya itu tersebar di seluruh desa,” katanya kepada Radar, Jumat (8/5).

Kata dia, jumlah paling banyak pemudik isolasi tersebar di Kecamatan Padaherang 169 orang, Kecamatan Mangunjaya 108 orang dan Kecamatan Cijulang 11 orang. Namun, apabila kondisi tempat isolasi penuh bisa digeser ke jarak terdekat dari domisili pemudik.

“Permasalahan (ruang isolasi khusus, Red) yang dikhawatirkan penuh masih bisa teratasi, karena bisa digeser ke tempat isolasi lainnya yang tidak jauh dari domisili,” ujarnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pangandaran drg Yani Achmad Marzuki mengatakan, setiap pemudik berdasarkan perintah bupati wajib dikarantina.

Sebelum masuk tempat isolasi khusus diperiksa suhu tubuh dan menanyakan apakah pernah kontak fisik dengan pasien positif selama di zona merah atau tidak.

Baca juga : Pangandaran Jadi Contoh Penanganan Covid-19 di Jabar

“Para pemudik sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan. Selama 14 hari ke depan mendapatkan pantauan kesehatan oleh petugas dari puskesmas,” katanya, menjelaskan.

Kemudian, kata dia, selama karantina pun para pemudik diminta melakukan pola hidup bersih sehat. Termasuk menerapkan physical distancing dan diwajibkan menjemur diri pada pagi hari serta senam bersama.

“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada yang dirujuk ke rumah sakit. Jadi semua pemudik yang diisolasi khusus tersebut statusnya bukan ODP dan PDP, semuanya masih dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Terpisah, Camat Cijulang Boy Ariswan menyatakan saat ini pemerintah desa sudah menyiapkan delapan tempat isolasi khusus bagi pemudik yang baru tiba dari zona merah. Sehingga mereka tidak langsung pulang ke rumahnya masing-masing.

“Sekarang ada 11 orang pemudik dan keadaan semuanya sehat,” katanya.

Kepala Desa Karangbenda Kasih Senjaya mengatakan, selama pemberlakuan isolasi khusus di SDN 1 Karangbenda sudah mencapai 10 orang pemudik yang meng­gunakan tiga ruang­an. Sejauh ini kondisi pemudik yang diisolasi di sini dalam keadaan sehat.

“Al­ham­dulillah se­muanya sehat dari hasil pe­nge­cekan tim ke­se­hatan yang di­laku­kan setiap harinya,” katanya. (riz) 

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.