Pemudik Waspada Dua Tanjakan

58
MENGATUR JALAN. Masyarakat yang diberikan kepercayaan oleh Polres Ciamis mengatur arus lalu lintas di Tanjakan Alinayin Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis kemarin. IMAN SR / RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Pemudik yang berencana menggunakan jalur selatan Jawa patut berhati-hati saat melintasi dua tanjakan di Ciamis. Berdasarkan analisis Dinas Perhubungan Ciamis, Tanjakan Alinayin di Kecamatan Baregbeg di utara Ciamis dan Tanjakan Cibeka di Kecamatan Cijeungjing atau selatan Ciamis masuk dalam kategori rawan kecelakaan.

“Kita ketahui dua tanjakan itu sudah banyak memakan korban jiwa sehingga perlu diwaspadai oleh pemudik,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciami Drs Endang Sutrisna MSi melalui Sekretaris Dishub Kabupaten Ciamis H Edy Yulianto ATD MM di kantornya, Kamis siang (23/5).

Tanjakan Alinayin meng­hubungkan Kabupaten Ciamis dan Cirebon biasa digunakan pemudik sebagai jalur alternatif menuju Tol Cipali dan Jawa Tengah. Tanjakan Alinayin juga memiliki kemiringan yang cukup ekstrem.

Mengantisipasi kecelakaan, kata Edy, warga secara sukarela mengatur kendaraan di tanjakan tersebut. Terlebih, saat kendaraan besar melintas, maka badan jalan sebelah kanan ”habis”. Karena setelah menanjak, kendaraan akan melewati belokan tajam. “Makanya disebut tanjakan itu rawan dikarenakan kondisi geografis yang berkelok dan naik turun,” ujarnya.

Adapun Tanjakan Cibeka me­miliki tanjakan panjang dan me­miliki banyak tikungan. Bila pengemudi tak berhati-hati, kendaraan bisa terjun atau terjungkal. Pembatas ja­lan di kawasan tersebut tidak dalam kondisi baik. Saat malam hari, penerangan jalan juga kurang. “Makanya saya ingatkan kepada para pengguna jalan agar menggunakan gigi rendah saat melintas dua tanjakan itu,“ kata Edy menyarankan.

Edy mengimbau kendaraan tidak mengangkut atau mem­bawa muatan berlebih. Ka­rena hal itu salah satu penye­bab kendaraan tidak kuat menanjak.

Kendaraan yang meluncur dari atas juga harus mem­berikan prioritas bagi ken­daraan yang menanjak. De­ngan begitu, saat berpapasan dengan ken­daraan lain, ruang­nya cukup. “Hal itu demi keamanan ber­lalu lintas, karena kita harus utamakan itu keselamatan,“ jelasnya.

Sementara itu Kepala Unit Laka Satlantas Polres Ciamis Iptu Aan Supriatna menjelaskan Tanjakan Alinayin dan Tanjakan Cibeka memang rawan kecelakaan. Untuk itu pihaknya telah memasang rambu peringatan di sekitar tanjakan tersebut supaya pengemudi lebih berhati-hati. Rambu peringatan diharapkannya setidaknya bisa diminimalisir kecelakaan.

Pengemudi tetap harus waspada ketika melintas Tanjakan Alinayin dan Tanjakan Cibeka. Meskipun memang kecelakaan di jalan tak bisa diprediksi. Yang terpenting pengemudi harus berhati-hati dan menjaga keselamatan.

“Tentunya satu peristiwa kecelakaan bisa kapan saja terjadi, namun upaya kami terus memberikan imbauan guna meminimalisir kecelakaan agar pengguna jalan lebih waspada lagi,“ ujarnya ditemui di kantornya. (isr)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.