Pemusik Jalanan Memperingati Hari AIDS

37
0
PERINGATI HARI AIDS. Anggota Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) Ciamis saat memperingati Hari AIDS Sedunia di Terminal Ciamis Kamis (5/12). Mereka menyosialisasikan pencegahan penularan HIV/AIDS. IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA
PERINGATI HARI AIDS. Anggota Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) Ciamis saat memperingati Hari AIDS Sedunia di Terminal Ciamis Kamis (5/12). Mereka menyosialisasikan pencegahan penularan HIV/AIDS. IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Ratusan pengamen yang tergabung dalam Komunitas Pemusik Jalanan (KPJ) Kabupaten Ciamis memperingati Hari AIDS Sedunia 2019. Mereka menggelar panggung musik, sosialisasi dan pemeriksaan atau tes HIV/AIDS.

Peringatan Hari AIDS tersebut dilaksanakan di Terminal Kabupaten Ciamis Kamis (5/12). Khusus untuk sosialisasi, mereka bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis menjelaskan tentang pencegahan penularan HIV/AIDS.

Penggiat HIV di Kabupaten Ciamis Deni Weje menjelaskan peringatan Hari AIDS Internasional tahun ini mendapatkan dukungan dari warga terminal. Saat pembukaan acara, warga terminal, sopir angkutan umum, para pedagang dan pemusik jalanan mengikuti kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini kami laksanakan mandiri serta komitmen bersama KPJ atau pengamen serta ada dukungan dari Dinas Kesehatan Ciamis,” ujarnya.

Soal pemilihan Terminal Ciamis sebagai lokasi peringatan, menurut Deni Weje, untuk memfasilitasi warga terminal mengecek HIV/AIDS. Karena umumnya mereka tidak siap melaksanakan pemeriksaan di puskesmas atau rumah sakit. Terlebih, kata dia, hidup di jalan itu risiko tertular HIV tergolong tinggi. “Intinya tes ini lebih ke pencegahan,” ujarnya.


Pengelola Program HIV/AIDS Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis Nova Dahliana menjelaskan pemeriksaan HIV/AIDS di Terminal Ciamis sebagai layana screening atau penyaringan.

“Kalau hasil tes tersebut menunjukkan hasil reaktif, maka akan dilakukan pemeriksaan lanjutan,” ujarnya.

Dia mengapresiasi langkah KPJ Ciamis yang sadar untuk menyosialisasikan pencegahan penularan HIV/AIDS. “Tentunya kami apresiasi baik,” ujarnya.

Lulu (29), salah seorang warga Terminal Ciamis menyambut baik pemeriksaan tes HIV, karena setidaknya pemeriksaan tersebut untuk pencegahan, bukan berarti yang menjalani pemeriksaan memiliki penyakit. Namun dia ingin mengetahui saja.

“Saya bersyukur setelah dites sehat atau negatif dan tidak terkena apa-apa,” ujarnya. (isr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.