Pemusnahan sebagai Peringatan

15
0
DIMUSNAHKAN. Polres Garut memusnahkan ribuan botol minuman keras berbagai merek Kamis (19/12). Miras itu merupakan hasil razia sejak Juli 2019. yana taryana / rakyat garut

KARANGPAWITAN – Polres Garut memusnahkan 4.600 botol minuman keras (miras) berbagai merek. Miras itu merupakan hasil razia sejak Juli 2019.

“Miras yang dimusnahkan ini hasil razia Sat Narkoba dan beberapa polsek di wilayah perkotaan,” ujar Kapolres Garut AKBP Dede Yudi Ferdiansyah kepada wartawan usai pemusnahan di Mapolres Garut Kamis (19/12).

Menurut dia, pemusnahan dilakukan untuk menyadarkan masyarakat. Apalagi menjelang libur Natal dan Tahun Baru. “Sebagai peringatan agar tak mengonsumsi miras. Jumlah yang dimusnahkan menurun dibanding tahun lalu yang sebesar 6.000. Artinya masyarakat sudah mulai sadar bahaya miras,” ucapnya.

Pihaknya akan terus melakukan razia miras menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Dede mengimbau masyarakat memperbanyak zikir dan berdoa ketimbang melakukan hura-hura. “Sudah bukan lagi zamannya merayakan Tahun Baru dengan aksi balap liar, konvoi, bermain petasan, huru-hara atau mabuk-mabukan,” katanya.

Memasuki libur akhir tahun, pihaknya juga menyiapkan 2.100 personel gabungan. Diprediksi, pada musim libur nanti banyak masyarakat yang datang ke Garut untuk berwisata. “Kami antisipasi jalur-jalur wisata. Biar mengurangi kemacetan di Garut,” ujarnya.

Mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan dalam kota, pihaknya menyiapkan sistem satu arah atau one way. Sistem satu arah akan dilakukan jika kemacetan telah terjadi lebih dari lima kilometer.

Loading...

Sejumlah titik rawan bencana juga sudah disiagakan alat berat. Jika terjadi longsor, penanganannya bisa segera dilakukan agar tak menghambat laju kendaraan.

SIAGAKAN ALAT BERAT

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut Luna Aviantrini telah mengirimkan sejumlah alat berat ke wilayah Garut bagian selatan. Potensi bencana di selatan lebih tinggi. “Ada delapan alat berat yang kami miliki. Sebagian besar dialihkan ke wilayah selatan,” ujar Luna.

Sedangkan untuk jalan nasional dan provinsi, ia meminta Dinas PUPR Provinsi juga membantu menyiagakan personel dan alat berat. Ia mengaku sudah meminta bantuan Polres Garut untuk berkoordinasi dengan Dinas PUPR Jawa Barat. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.