PEN Melindungi, Mempertahankan & Meningkatkan Ekonomi UMKM Kota Banjar

82
0
radartasikmalaya
Webinar zoom meeting program PEN dan Vaksinasi dewasa Pemkot Banjar telah rampung digelar. Selasa (01/12). cecep herdi/ radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA BANJAR – Perlahan namun pasti, suntikan dana ratusan triliun rupiah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bagi pelaku UMKM, mulai dirasakan manfaatnya.

Tak sedikit, UMKM yang usahanya limbung terdampak Covid-19 mulai bangkit dan eksis kembali. Khususnya di Kota Banjar.

Di Kota Banjar, bantuan modal sebesar Rp1 juta per UMKM mulai dirasakan manfaatnya.

Usaha mereka mulai bergeliat lagi pasca bantuan modal dari pemerintah tersebut disalurkan.

“Tujuan program PEN adalah melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha termasuk kelompok usaha mikro kecil,” kata Sekda Kota Banjar Ade Setiana yang menjdi pemateri dalam Webinar melalui Zoom meeting. Selasa (1/12).

Loading...

Manfaat program PEN ini kata dia, untuk modal awal membuka kembali usaha, kemudian sebagai modal usaha tambahan, dan sebagai modal dalam pengembangan usaha.

“Untuk sektor usaha kecil berupa Restrukturisasi kredit, subsidi bunga, dan keringanan pajak. Sementara pemulihan ekonomi UMKM di Kota Banjar sendiri berupa bantuan modal usaha Rp1 juta untuk setiap UMKM, memfasilitasi pemasaran produk UMKM, dan memfasilitasi seluruh Koperasi di Kota Banjar,” papar Ade Setiana.

Dasar hukum PEN adlah PP nomor 23 tahun 2020 tentang pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional dalam rangka mendukung kebijakan keuangan negara untuk penanganan pandemi Covid-19 dan menghadapi ancaman membahayakan perekonomian nasional atau stabilitas sistem keuangan serta penyelamatan ekonomi nasional.

“Jadi arah kebijakan ini jelas didasari peraturan pemerintah dan tujuannya untuk memulihakn perekonomian masyarakat melakui UMKM,” katanya.

Selain membahs soal PEN, Webinar yang diikuti oleh berbagai kalangan itu juga menbahas soal vaksinasi bagi orang dewasa.

Dalam webinar tersebut dijelaskan, vaksinasi merupakan usaha penggunaan sebagian atau seluruh bagian Mikroorganisme patogen (antigen) untuk melindungi tubuh dari mikroorganisme patogen tersebut guna menghasilkan imunitas humoral (antibodi) dan atau selular.

“Vaksin merupakan suatu produk biologis yang terbuat dari kuman, komponen kuman (bakteri, virus atau riketsia), atau racun kuman (toxoid) yang telah dilemahkan atau dimatikan dan akan menimbulkan kekebalan spesifik secara aktif terhadap penyakit tertentu,” terang Plt Kadis Kesehatan Kota Banjar Budi Hendrawan.

Ia menjelaskan, tak hanya balita yang perlu divaksin. Namun orang dewasa pun membutuhkan vaksinasi lantaran imunisasi waktu kecil tidak memberikan jaminan kekebalan untuk seumur hidup.

Kemudian beberapa penyakit penyebab kematian, dapat dicegah dengan pemberian vaksinasi.

“Pencegahan penyakit tertentu akan mencegah keluarga dan lingkungan sekitar untuk ikut terjangkit penyakit, sehingga biaya perawatan penyakit akan lebih murah. Kemudian tujuan vaksinasi bagi orang dewasa juga sebagai perlindungan terhadap penularan penyakit, peningkatan status kekebalan tubuh, efisiensi perusahaan atau insitusi, dan menjaga produktifitas kualitas hidup,” katanya.

Budi menambahkan, kelompok masyarajat yang perlu vaksinasi adalah Petugas pelayanan kesehatan, petugas pelayanan publik, petugas veteriner, orang yang sering melakukan perjalanan  (sesuai kasus penyakit daerah yang dikunjungi).

Kemudian pekerja terpapar debu atau bahan kia, pekerja yang mengelola makanan serta kelompok risiko tertentu “Mencegah lebih baik daripada mengobati,” tuturnya.

(cecep herdi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.