Penanganan Drainase Harus Lebih Cepat

184
0
Loading...

CIHIDEUNG – Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya meminta pemerintah kota (pemkot) segera memperbaiki drainase-drainase yang buruk agar banjir di jalan-jalan protokol tidak terjadi lagi ketika hujan deras mengguyur Kota Resik.

Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya H Heri Ahmadi menerangkan, pendangkalan dan pampatnya drainase di jalan-jalan protokol harus ditangani serius oleh pemkot. Kondisi drainase saat ini tidak mampu mengalirkan genangan air di jalan dengan optimal ketika hujan lebat.

“Pemkot harus memperbaiki hilir drainase. Jika tidak diperbaiki tempat akhir dari mengalirnya air ke sungai akan mengakibatkan genangan air. Saluran drainase yang kecil di kawasan Jalan HZ mengakibatkan limpasan air hujan tidak berjalan dengan normal yang mengakibatkan sering adanya genangan air,” kata dia kepada Radar, Senin (25/3).

Penanganan drainase yang dangkal dan mampat, kata dia, juga perlu ada partisipasi masyarakat. Tanpa ada swadaya masyarakat pemeliharaan drainase tidak akan berjalan dengan baik. Apalagi pemkot belum menyediakan anggaran pemeliharaan drainase.

Diwawancara terpisah, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Siliwangi (Unsil) Azhar Syafaatul Ikhwan menyebutkan, pada waktu pergantian tahun 2018 ke 2019, sudah ada perbaikan gorong-gorong di Jalan Siliwangi.

Loading...

Namun, perbaikan itu belum berefek optimal dalam menanggulangi genangan air yang kerap kali terjadi di jalan tersebut. Setiap hujan lebat, banjir di jalan tetap ada.

Maka dari itu, pemkot harus mem­per­hatikan lebih khusus mengenai per­baikan gorong-gorong itu. Bila jalur-jalur protokol itu terus-terusan banjir maka akan mengganggu mobilitas para pengguna jalan.

“Jalan Siliwangi yang padat, jika ada genangan air dapat mengakibatkan kendala,” ujar dia. (mg1)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.