Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.3%

7.1%

70.5%

Penanganan Pasien Covid-19 di Kota Tasik Difokuskan di RSUD

912
0

KOTA TASIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya saat ini memfokuskan penanganan pasien Covid-19 di RSUD dr Soekardjo.

Sejumlah rumah sakit swasta yang sebelumnya sempat diperbantukan, kini tak lagi melayani penanganan pasien Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengatakan, tak lagi diperbantukannya sejumlah rumah sakit swasta untuk menangani pasien Covid-19 dikarenakan saat ini kasus penularan di wilayah itu relatif terkendali.

Karena itu, kata dia, penanganan pasien yang harus diisolasi di rumah sakit, dipusatkan di RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya.

“Sampai hari ini RSUD masih bisa menampung, karena penambahan pasien positifnya juga terkendali. Mudah-mudahan tak ada penambahan lagi,” kata dia kepada wartawan, Kamis (13/08) malam.

Ia menerangkan, saat ini terdapat sekira 13 kasur untuk penanganan pasien Covid-19 di RSUD dr Soekardjo.

Sementara itu di seluruh puskesmas di Kota Tasik, tersedia 13 tempat tidur untuk penanganan Covid-19.

Artinya, saat ini total terdapat sekira 26 tempat tidur untuk penanganan pasien Covid-19 yang aktif. Angka itu disebut dia masih mencukupi.

Sebab, menurut dia, sampai saat ini penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 relatif masih dalam ambang yang dapat ditangani Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasik.

Sebelumnya, pasien Covid-19 di Kota Tasikmalaya tak hanya dirawat di RSUD dr Soekardjo, melainkan juga sejumlah rumah sakit swasta, salah satunya Rumah Sakit Islam Yarsih.

Namun, sejak 10 Agustus lalu pelayanan untuk pasien Covid-19 di rumah sakit itu sementara dihentikan.

“Dulu dibuka ruang isolasi darurat di sana karena memang RSUD belum memiliki banyak ruangan isolasi,” bebernya.

“Sekarang sudah ada penambahan ruangan, sudah cukup mumpuni kalau terjadi lonjakan. Kalau nanti dibutuhkan, mudah-mudahan tidak, kita akan buka lagi isolasi darurat di rumah sakit swasta,” sambungnya.

Uus menambahkan, ruangan isolasi darurat di rumah sakit swasta itu dihentikan karena pihaknya juga harus menghitung efisiensi keuangan.

Agar pelayanan juga bisa efisien, saat ini perawatan pasien Covid-19 hanya  dipusatkan di RSUD dr Soekardjo.

Berdasarkan data per Kamis (13/08), secara akumulatif terdapat total 38 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tasik.

Sebanyak 34 orang dinyatakan sembuh, dua orang masih menjalani perawatan, dan dua orang meninggal dunia.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.