Penataan Ecopark Dimulai

49
ILUSTRASI. Konsep Ruang Terbuka Hijau Ecopark yang rencananya akan dibangun di belakang RSUD Kota Banjar.

BANJAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar melalui Bidang Cipta Karya Dinas PUPRPKP mulai serius mengembangkan potensi wisata sungai. Rencananya, mulai Juli 2019 lelang penataan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ecopark di belakang RSUD Kota Banjar akan dimulai.

Ecopark di bantaran Sungai Citanduy, tepatnya di Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman itu akan ditata sedemikian rupa menjadi taman yang nantinya akan mendukung pengembangan wisata sungai.

“Insyallah kami akan mulai menata RTH dibelakang RSUD Kota Banjar yang kami beri nama Ecopark. Ecopark ini kami bangun dengan anggaran dari bantuan provinsi (banprov) senilai Rp 4 miliar. Pengerjaannya ditargetkan selesai Desember atau akhir tahun ini,” kata Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPRPKP Kota Banjar Tanty Indrianti di ruang kerjanya Rabu (12/6).

Tanty mengungkapkan rencana besar pemerintah dalam memaksimalkan wisata sungai akan terus diwujudkan. Apalagi Kota Banjar dibelah sungai besar.

Hal itu, kata dia, tidak boleh luput dari pembangunan supaya Kota Banjar memiliki ikon wisata sungai yang ke depan bisa menjadi andalan.

“Tahap penataan kali ini kita lakukan sepanjang 500 meter. Niatan kami membangun Ecopark ini karena Banjar merupakan wilayah kota yang dibelah oleh sungai, itu potensi besar untuk memaksimalkan wisata. Sebab saat ini Sungai Citanduy sendiri baru dimanfaatkan untuk air minum dan irigasi. Dari sisi jasa dan pariwisatanya belum tergali secara maksimal,” katanya.

Ia menjelaskan Ecopark akan dilengkapi dengan fasilitas tempat bermain anak, gazebo, kolam, taman serta panggung mini untuk hiburan masyarakat dan pedestrian untuk pejalan kaki. Hal penting lainnya yang akan ditata, kata dia, pohon-pohon.

Bahkan, tambah dia, nantinya akan ditambah pohon-pohon kecil yang bisa menjadi ekologi burung. Selain itu akan disiapkan dermaga apung untuk mendukung wisata susur sungai.

“Nanti dari jalan nasional itu akan kami maksimalkan view Ecopark ini sehingga ketika orang melewati Banjar, ada yang terlihat indah dan bisa menjadi daya tarik pelancong atau wisatawan,” katanya.

Ia mengatakan upaya pemerintah membangun fasilitas umum tersebut supaya masyarakat merasa memiliki bantaran sungai dan tidak lagi membuang sampah ke sungai.

“Konsepnya juga nanti akan sinkron dengan pembangunan Leuwi Keris. Jika Leuwi Keris sudah selesai, maka arus air Sungai Citanduy akan konsisten. Hal ini menjadi daya dukung yang bagus untuk menciptakan wisata sungai di tengah Kota Banjar,” kata dia. (cep)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.