Penataan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata Garut

130
0

GARUT KOTA – Pemerintah Kabupaten Garut terus melakukan penataan penerapan protokol kesehatan di tempat wisata. Hal itu dilakukan supaya penerapan protokol kesehatan lebih baik, sehingga tidak adanya penyebaran Covid-19 di tempat wisata.

“Sekarang kita sudah menjalin kerja sama dengan pelaku wisata dan PHRI dalam menjalankan protokol kesehatan ini,” ujar Rudy kepada wartawan, Jumat (11/9).

Baca juga : 4 Anggota Aktif Paguyuban Tunggal Rahayu Garut Diperiksa Polisi

Menurut dia, kawasan Cipanas Garut sudah tidak ada lagi ditemukan kasus positif Covid-19, petugas di lapangan sudah melakukan peneluran dan pemeriksaan kesehatan terhadap pekerja di kawasan itu.

Bahkan, lanjut dia, hasil tes swab berikutnya, termasuk keluarga dari pasien yang positif Covid-19 sudah dinyatakan negatif dari virus tersebut. “Klaster di Cipanas itu dinyatakan tidak terinfeksi, keluarganya negatif yang lainnya negatif,” katanya.

Meski sudah tidak ada kasus terkonfirmasi Covid-19 di kawasan Cipanas Garut, pihaknya maupun pelaku usaha di sektor pariwisata tetap waspada dengan memperketat penerapan protokol kesehatan. “Kita menata, tamu-tamu yang datang ke Cipanas itu lebih baik, protokol kesehatan ditingkatkan kembali,” terangnya.

Direktur Utama Sabda Alam Beni Hidayat siap mengikuti aturan pemerintah dengan perketat penerapan protokol kesehatan untuk kebaikan bersama, baik pengunjung maupun pegawai.

Kawasan wisata dan hotel di Sabda Alam Cipanas Garut, kata dia, telah dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan cairan disinfektan serta menyiapkan tempat cuci tangan dan dilakukan cek suhu tubuh bagi orang yang datang.

Protokol kesehatan yang diterapkan secara ketat itu, kata dia, untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung saat berwisata. “Justru dengan penerapan ini mereka lebih nyaman, ini membuat mereka nyaman untuk berwisata,” ujarnya.

Ia menyampaikan, seluruh karyawan sudah diwajibkan menjalani tes swab untuk mengetahui ada atau tidaknya penularan wabah Covid-19. Seluruh karyawan yang bekerja di hotel maupun taman air, kata dia, sudah menerapkan protokol kesehatan, seperti wajib pakai masker, mengganti pakaian dari luar, rajin cuci tangan dan menjaga jarak.

“Karyawan kami juga sudah mengikuti tes swab massal, dan tempat kami juga sudah disemprot disinfektan untuk memberikan kenyamanan buat pengunjung,” terangnya.

Baca juga : Muspika Cisewu Garut Bubarkan Paguyuban Tunggal Rahayu

Ia mengapresiasi gerakan cepat pemerintah daerah dengan melakukan sterilisasi tempat dan tes swab kepada pegawai ketika ada temuan kasus karyawan hotel di kawasan objek wisata Cipanas Garut positif Covid-19.

Menurut dia, langkah pemerintah daerah secara otomatis telah membangun kepercayaan masyarakat, khususnya wisatawan agar nyaman dan aman dari penyebaran wabah Covid-19. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.