Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Penculik Yuma Bocah TK Warga Dadaha Kota Tasik Masih Diperiksa, Motifnya Belum Terungkap

48
0

BUNGURSARI – Rabu (09/10), Polres Tasikmalaya Kota, secara intensif terus memeriksa Ac (28) pelaku penculikan Yumazada Zaira alias Yuma, bocah TK asal Dadaha.

“Kita masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan melakukan pendalaman terhadap keterangan tersangka,” ujar Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Dadang Sudiantoro SH MH kepada radartasikmalaya.com di Mapolres Tasikmalaya Kota, Rabu (9/10).

“Tersangka masih kita lanjutkan pemeriksaannya dan terus mendalami keterangan-keterangan yang disampaikan para saksi. Saksi yang sudah diperiksa 3 orang. Motifnya juga masih kita dalami. Pokoknya masih diperiksa intensif pelakunya,” sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, tak perlu waktu 1 x 24 Jam, akhirnya bocah Dadaha yang hilang Selasa Pagi (8/10) dapat ditemukan warga. Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto menegaskan, pelaku penculikan ini diketahui bernama Acep Ilham (28), yang berprofesi penjual aksesoris pernak-pernik.

Kapolres menegaskan, pelaku diketahui warga Gunung Meri, Cipedes, Gang Haji Syafii Bojong Kaum, RT09, TW11, Kelurahan Cipedes, Kecamatan Cipedes. “Motifnya apa masih kita lakukan pemeriksaan. Saat itu pelaku sedang membawa korban jalan kaki di daerah Bumi Resik Panglayungan (BRP),” ujarnya kepada radartasikmalaya.com, Selasa Malam (8/10).

Terang dia, saat sore itu warga melihat ciri-ciri korban. “Jadi kasus ini awalnya kita menindaklanjuti laporan masyarakat yang dititipkan ke Polres Tasikmalaya Kota melalui Polsek Cihideung bahwa telah terjadi anak hilang. Kemudian kita sebar informasi itu melalui media sosial (Medsos),” terangnya.

“Dan Alhamdulillah ada seorang saksi yang melihat anak tersebut di BRP. Lalu kita amankan pelaku ini bersama masyarakat sekitar,” sambungnya.

Kapolres menambahkan, motif penculikannya masih didalami pihaknya. Karena pelakunya baru saja ditangkap pihaknya.

“Status pelaku juga belum dinaikan jadi tersangka. Karena masih kita lakukan pendalaman. Pastinya dalam kasus ini belum 1 x 24 jam pelakunya sudah kita amankan dan korban sudah ditemukan,” tambahnya.

Jelas Kapolres, kondisi korban sendiri baik-baik saja karena bisa berkomunikasi dengan baik dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Pelaku akan kita kenakan pasal 83 Junto 132 KUHP dengan ancamanan pidananya 7 tahun hingga 15 tahun penjara,” jelasnya.

Kasus ini bermula ketika bocah berusia 5 tahun yang masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK), Yumazada Zaira -akrab disapa Yuma-, dicari kedua orang tuanya, Dede Disman dan Heaty Karani.

Informasi yang radartasikmalaya.com himpun, Yuma diketahui orang tuanya hilang Selasa Pagi (8/10) sekitar pukul 07.30 WIB di wilayah Cintarasa. Lalu, orang tua dan pihak keluarga mencarinya. Akhirnya pukul 15.00 WIB masyarakat dan pihak Kepolisian mengungkap kasus ini.

(rezza rizaldi / radartasikmalaya.com)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.