Pencuri, Penjudi dan Narkoba Diringkus Polisi Ciamis

243
0

CIAMIS – Satuan Reskrim dan Satuan Narkoba Polres Ciamis berhasil mengungkap pencurian motor, judi dan penyalanggunaan obat Farmasi.

Senin (17/2) sekitar pukul 09.00 kasusnya diekspos di Halaman Polres Ciamis.

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso SH MH SIK mengatakan, dalam satu bulan Februari ini pihaknya telah mengungkap tiga kasus kejahatan.Yakni, pencurian, judi dan penyalahgunaan obat farmasi.

Kasus pertama tindak pidana pencurian motor, dengan modusnya menipu korban perempuan. Pihaknya berhasil mengamankan satu pelaku di rumahnya,  Inisial A (31) sebagai buruh harian lepas warga Gunung Babakan Priangan I No 35 RT 07 / 01 Kelurahan Ciseureuh Kecmatan Regol Kota Bandung.

Untuk Barang Bukti satu unit kendaraan sepeda motor merk Honda Beat Nopol Z 4459 IH.  Sementara untuk modus operandi pelaku menjanjikan akan memberikan pekerjaan dan mengajak bertemu serta menginap di Hotel Putra Yudha Ciamis.

“Pelaku mengambil motor milik korban  sewaktu korban masih tertidur ke-esokan harinya. Atas perbuatan tersangka melanggar  Pasal 362 KUHPidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun,” jelasya.

Bismo menambahkan, kasus keduanya  adalah tindak pidana perjudian kartu remi jenis capsah. Pelaku yang diamankan empat orang, saat judi di Pangandaran.

Mereka adalah, YR (49) pedagang Dusun Cikangkung RT 01/ 10 Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran.

M (59) warga Bojong Depok Baru  Blok G RT 02/ 17 Desa Bojonggede Kacamatan  Bojonggede Kabupaten Bogor. Inisial T (53) Padagang warga Dusun Padasuka RT 03/ 19 Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran.

Serta Inisial R (35)  warga Dusun Sindangsari RT 03/19 Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran.

Untuk Barang Bukti 52 lembar kartu Remi, uang tunai sebesar Rp907.000.l Dengan modus operandi tersangka ingin mendapatkan keuntungan yang bergantung pada keberuntungan dalam permainan Judi Kartu Remi jenis Capsah. ”

Atas perbuatan tersangka melanggar pasal 303 ayat 1 KUHPidana Ancaman Hukuman 10 Tahun Jo Pasal 303 BIS KUHPidana Ancaman Hukuman 4 tahun,” paparnya.

Untuk kasus yang lainya adalah  penyalahgunaan obat-obatan Farmasi , diantaranya  Trihexyphenidy, Hexymer, yang diamankan empat orang tersangka pengedar.

Diantaranya, Inisial DMG (27) warga Perum terang sari Blok E9 No 10 RT 002/ 005 Kelurahan Sibolangsari Kecamatan Klari Kabupaten Karawang.

ASA ( 21)  Mahasiswa warga Nasol RT 002 / 021 Desa Nasol Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis. Inisial S (20) pengguran warga Dusun Batumalang RT 43 / 16 Desa Nasol Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis.

Inisial S (22) nelayan warga Dusun Kalapatiga RT 003 / 007 Desa Babakan Kecamatan Pangandaran Kabupaten Panagandaran.

Barang Bukti yang diamakan dari semua tersangka itu 3400 butir Hexymer dan 900 butir Trihexyphenidyl.

Pengakuan dari tersangka semua  mendapatkan obat-obatan tersebut dari  Bandung dan Jakarta, lalu diedarkan  di wilayah Ciamis.

Target pasarnya anak muda serta teman sepergaulan tersangka. Untuk transaksi bertemu langsung dengan sistem saling percaya dan dijual kepada yang kenal.

Para tersangka membeli hexymer per botol isi 1.000 butir seharga Rp500 ribu, lalu dijual Rp700 ribu per botol.

(iman sr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.