Diprediksi Antara Mei dan Juni 2019 Formasi Diserahkan ke Pemerintah Daerah

Pendaftaran CPNS Dibuka Lagi

403
ANTRE. Para peserta CPNS di Kota Tasikmalaya antre mengikuti pemeriksaan petugas keamanan ketika mengikuti seleksi tes CPNS di Gedung Serbaguna Bale Kota Tasikmalaya beberapa waktu lalu.firgiawan / radar tasikmalaya

JAKARTA – Ke­menterian Pen­da­ya­gunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Bi­rokrasi atau Ke­menpan RB kembali membuka lowongan calon pe­gawai negeri sipil pada Mei atau Juni 2019. Formasi dan jumlah kebutuhan diserahkan masing-masing daerah.

Informasi lowongan atau penerimaan CPNS tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Negara atau BKN Bima Haria Wibisana. “Kemenpan RB akan kembali melaksanakan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS), dan pendaftaran akan dibuka pada Mei atau Juni 2019,” jelasnya, Jumat (8/2).

Saat ini, lanjut Bima Haria Wibisana, semua persiapan untuk pembukaan penerimaan CPNS 2019 terus dimatangkan, sebelum proses rekrutmen CPNS dibuka. “Untuk formasi pada penerimaan CPNS 2019, diserahkan kepada masing-masing daerah untuk mengusulkan,” terangnya.

Informasi yang diperoleh menyebutkan penerimaan CPNS 2019 bertujuan untuk menyeimbangkan jumlah PNS (pegawai negeri sipil) yang pensiun pada 2018 dan 2019.

Pemerintah lebih memilih membuka lowongan CPNS karena tidak menginginkan banyak pegawai pemerintahan berstatus honorer. Selain penerimaan CPNS 2019, pemerintah juga akan melakukan perekrutan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK. “Pembukaan lowongan CPNS 2019 merupakan lanjutan dari rekrutmen CPNS tahun lalu, penerimaan CPNS dilakukan secara bertahap mengikuti ketersediaan anggaran yang dimiliki pemerintah,” imbuhnya.

Pemerintah sebelumnya membuka lowongan CPNS 2018 untuk 238.015 formasi, terdiri dari 51.271 formasi untuk instansi pusat di 76 kementerian/lembaga dan untuk 525 instansi daerah sebanyak 186.744 formasi.

Nah untuk pendaftaran lowongan pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2019 sudah dibuka sejak kemarin (8/2), untuk pendaftar bekas tenaga honorer di bidang kesehatan, pendidikan dan pertanian.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin mengatakan pendaftaran PPPK dilakukan serentak hingga 23 Februari mendatang. “Hari ini sudah dibuka pengumuman pendaftaran. Paling diutamakan adalah guru honorer, tenaga kesehatan, tenaga penyuluh pertanian, kemudian tenaga-tenaga fungsi teknis lain yang umumnya mereka (terkendala, Red) karena umur,” kata Syafruddin.

Dia menjelaskan masa pendaftaran lowongan PPPK pendaftar eks-honorer hingga akhir Februari itu, disebabkan karena peralatan computer-assisted test (CAT) akan digunakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk ujian nasional (UN).

“Karena peralatan dan sarana yang dipakai untuk UN menggunakan sarana yang dimiliki BKN dan sebagian dimiliki Kemendikbud. Maret, Dikbud sudah mempersiapkan untuk UN, jadi kita pakai bulan ini alatnya,” jelas dia.

Penerimaan PPPK, menurut mantan Wakapolri tersebut, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan penerimaan CPNS. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai negara sesungguhnya terdiri atas dua kategori yakni PNS dan PPPK.

“Jadi jangan kita terpengaruh dengan kata perjanjian kerja, karena PNS juga ada evaluasinya, perjanjian kerja itu maknanya evaluasi. Di PPPK ada evaluasi per tahun, itu yang dimaksud dengan perjanjian kerja,” jelasnya.

Selain penerimaan PPPK untuk pendaftar eks honorer, pemerintah juga akan membuka lowongan PPPK untuk pendaftar umum yang dimulai pada Mei 2019. “Untuk tahapan pertama itu untuk (eks) honorer, nantik formasi umum yang terbuka, nanti yang (tahap) kedua,” ujarnya.

Selain penerimaan PPPK, pemerintah akan kembali membuka pendaftaran CPNS pada Juli untuk mengisi sekitar 100 ribu lowongan kerja di institusi milik pemerintah. (ful/fin)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.