Pendidikan Akhlak Melalui Kurban

1

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – Pondok Pesantren Nurul Iman Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya mengajak santrinya untuk Salat Idul Adha berjamaah di lapangan pesantren. Sebelumnya, para santri pun menghidupkan malam Idul Adha dengan takbir sampai jam 3 pagi.

Pimpinan Ponpes Nurul Iman Luthfi Abdul Aziz Al Hafiz menuturkan, Idul Adha ini adalah pelajaran dari sebuah peristiwa, utamanya terkait pendidikan akhlak. Sehingga menjadi pelajaran berharga bagi santri. ”Jika nilai pendidikan ini tertanam pada tiap individu baik itu siswa, guru dan masyarakat luas tentu akan sangat luar biasa,” katanya.

Lanjutnya, makna kurban bisa dilihat dari sisi internal maupun eksternal. Secara internal ibadah kurban mengajarkan shohibul kurban untuk merefleksi diri bahwa sebagai hamba perlu mengutamakan nurani yang baik dalam hidup. Selain itu penyembelihan  hewan kurban sebagai simbol menghilangkan keburukan  yang ada pada diri manusia seperti sifat egois, karena sifat buruk manusia sering diidentikan dengan sifat binatang. Sedangkan secara eksternal ibadah kurban berfungsi sebagai nilai syiar untuk mengajak pada kebaikan.

Mengingat luhurnya makna Idul Adha, sambungnya, maka Pondok Pesantren Nurul Iman mulai tahun ini akan mengelar program gemar memberi dengan menabung untuk kurban tahun depan. (ais)

loading...