Pendidikan Karakter Dimulai dari Keluarga

379
0
Ilustrasi

SINGAPARNA – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya Dadan Wardana mengatakan, keberhasilan pendidikan karakter bagi generasi muda harus diawali dari keluarga. Karena, keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter anak.

“Di keluarga anak mendapatkan pendidikan karakter mulai dari akhlak, budi pekerti, agama, pendidikan sosial dan juga sopan santun. Itu sudah menjadi dasar yang kuat dalam pembentukan karakter,” ujarnya kepada Radar, Kamis (4/7).

Menurutnya, fondasi karakter yang ditanamkan keluarga akan menjadi acuan bagi masa depan anak. Maka dari itu, diharapkan orang tua mampu memberikan pendidikan karakter dasar di rumah dalam membentuk generasi yang hebat di masa akan datang.

“Kalau pendidikan dalam keluarga sudah bagus, saya yakin masa depan anak-anak bangsa akan cerah. Ke mana pun anak pergi, ketika dewasa akan mampu bertahan atau berkompetisi dengan bekal karakter kuat yang telah dibangun dari keluarga,” kata dia.

Dadan mengatakan tidak sedikit kenakalan remaja yang disebabkan situasi kurang harmonis di dalam keluarga. Termasuk lemahnya fondasi karakter yang diberikan orang tua kepada anaknya. “Walau sibuk bekerja untuk mencari nafkah, orang tua tidak boleh terlewat dalam mendidik anak,” ujarnya.

Lanjut dia, di tengah perkembangan teknologi seperti ini, peran keluarga menjadi ujung tombak dari semua pembentukan karakter generasi muda yang berstatus murid atau  peserta didik di sekolah.

“Tanggung jawab pendidikan tidak hanya menjadi tugas guru dan sekolah, melainkan juga orang tua serta kondisi lingkungan yang sangat berpengaruh dalam proses tumbuh kembang mental dan karakter anak,” katanya.(obi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.