Optimis Garsela Menjadi DOB, Pendopo dan Rumah Sakit Mulai Dibangun

32
0
CEK LOKASI. Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman mengecek lokasi untuk pembuatan rumah sakit di Kecamatan Bungbulang Selasa (6/8). Yana Taryana / Rakyat Garut

TAROGONG KIDUL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mulai serius dalam mewujudkan Garut Selatan (Garsela) menjadi daerah otonomi baru (DOB). Keseriusan itu ditunjukkan dengan rencana pembangunan pendopo dan rumah sakit.

“Kalau pendopo kami akan bangun ta­hun depan (2020, Red) di wila­yah Kecamatan Mekarmukti, dekat kawasan Masjid Al Jabar,” ujar Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman kepada wartawan di kantornya Jumat (9/8).

Menurut dia, pendopo dibangun di kompleks Masjid Al Jabar. Wilayah itu nantinya akan menjadi kawasan pusat Pemerintahan Kabupaten Garut Selatan jika resmi mekar. “Nantinya di lokasi itu juga akan dibangun kawasan pemerintahan. Sekaligus untuk dampingi Masjid Al Jabar,” ujarnya.

Selain pembangunan pendopo, Pemkab Garut juga mulai menyiapkan infrastruktur lainnya. Salah satunya rumah sakit. Rencananya akan dibangun di Bungbulang. Rumah sakit tersebut untuk melayani masyarakat di wilayah barat, seperti Bungbulang, Cisewu dan Talegong. “Kalau di Timur ada RS Pameungpeuk. Tinggal wilayah utara yaitu Cikajang dibangun satu lagi rumah sakit,” katanya.

Helmi mengatakan upaya pembangunan infrastruktur dilakukan sebagai pemerataan pembangunan, sehingga ketika nantinya Garut Selatan berpisah, sudah ada fasilitas yang bisa digunakan masyarakat. “Di pendidikannya juga disiapkan. Mulai dari SD sampai perguruan tinggi. Ada beberapa upaya juga dari masyarakat untuk mendirikan sekolah dan kampus,” ujarnya.

Selain dua bangunan, lanjut dia, ruas jalan yang masih dalam kondisi rusak juga tengah dibenahi Pemkab Garut. Salah satunya Jalan Peundeuy menuju Desa Maroko, Cibalong. “Ketika mekar tak berat, karena fasilitasnya sudah ada. Jadi harus disiapkan sejak sekarang,” katanya.

Terkait sumber daya manusia, Helmi mengaku wilayah Garut Selatan masih kekurangan aparatur sipil negara (ASN). Namun Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Garut tengah menyiapkan sumber daya manusia bagi Garut Selatan. “Kayak di Cibalong masih sangat kurang guru PNS-nya. Satu sekolah masa cuma satu sampai dua PNS,” ujarnya

Anwar Sodiq, tokoh masyarakat Bungbulang menyambut baik pembangunan infrastruktur. Dirinya meyakini Garut Selatan bisa menjadi DOB. “Ini sinyal buat warga Garut Selatan. Ini harus didukung,” katanya.

Dia menilai komitmen Pemkab Garut untuk memekarkan Garut Selatan sudah serius. Apalagi saat ini pemerataan pembangunan ke wilayah selatan sudah terasa. Salah satunya perbaikan jalan. “Sekarang tinggal menunggu dari pusat. Kapan aturannya akan disahkan. Kalau daerah dan provinsi sudah siap,” ujarnya.

Kata dia, rencananya ibukota Garut Selatan akan menempati lahan seluas 220 hektare di Mekarmukti. Pada tahun 2014, Desa Karangwangi Kecamatan Mekarmukti telah menghibahkan tanah untuk pusat pemerintahan. “Sekarang tinggal bangun fasilitasnya saja. Cuma karena ada moratorium jadi tersendat,” ujarnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.