Penerima BPUM Serbu BRI dan BNI, di Kota Tasik Ada 93.000 Pelaku

5899
13

KOTA TASIK – Dua bank BUMN di Kota Tasikmalaya mendadak ramai diserbu warga, Selasa (20/10) pagi.

Warga tersebut mengantre di pintu masuk BRI dan BNI. Pasalnya, di hari ini adalah pencairan Bantuan Presiden Usaha Mikro (BPUM).

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan (Kadisperindag) dan UMKM, Firmansyah mengatakan, bantuan ini guna menggeliatkan kembali gairah perekonomi masyarakat terutama Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) di masa pandemi.

Bansos BPUM ini adalah salah satu program pemerintah pusat dalam hal Percepatan Ekonomi Nasional (PEN) guna membangkitkan kembali kemampuan dan kapasitas UMKM di masa pandemi.

“Pemerintah Kota Tasik telah menganggarkan sekitar Rp500 juta dari APBD untuk pelatihan e-commerce bagi 1.000 UMKM yang akan mendapatkan BPUM,” katanya kepada radartasikmalaya.com.

Terang Firmansyah, bantuan produktif atau BPUM ini dari Kementerian Koperasi sebesar Rp2,4 juta per UMKM.

Dengan bantuan tersebut, diharapkan UMKM bisa kembali memulai usahanya dan mengganti modal yang selama ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari di masa pandemi.

“Data yang kami usulkan ke kementerian sebanyak 132.000 UMKM dan yang telah lolos validasi sebanyak 93. 000 UMKM. Dana bantuan ini sudah cair melalui rekening masing-masing,” terangnya.

Terkait berapa banyak bantuan produktif yang telah cair, Firmansyah mengaku belum mengetahuinya karena hal tersebut datanya langsung dipegang pihak perbankan.

“Pencairannya dilakukan secara bertahap. Bayangkan saja kalau semua yang 93.000 UMKM itu menerima bantuan, ratusan miliar rupiah akan beredar di Kota Tasikmalaya untuk membangkitkan UMKM,” jelasnya.

Sementara itu informasi yang radartasikmalaya.com himpun di lapangan tadi pagi sempat terjadi antrean panjang penerima bantuan itu.

Seperti di Kantor Cabang BRI Tasikmalaya, para penerima tampak masih antre di lokasi pencairan.

Terlihat juga Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasik berjaga-jaga di pintu masuk BRI.

Tujuannya, agar tak terjadi kerumunan massa. Pasalnya, per hari akan dilakukan pencairan dengan dibatasi jumlahnya. Yaitu 150 penerima.

(rezza rizaldi)

13 KOMENTAR

  1. Lha Tasik ini kan terkenal sarangnya kadrun anti pemerintah… koq bisa2nya rela antri utk ikut program pemerintah yaa… 🤣🤣🤣

  2. Sya ingin dapat bantuan modal usaha yang 2,4 juta itu buat tambah modal usaha saya ini no rek BRI saya 437901013703537 atas nama Rini Arnika no hp 085624550717

  3. Weleh 150 pencairan perhari x 2 bank aja cuma 300 pencairan per hari, yg nerima 930rb bisa 1 tahun baru selesai pencairan nya dong.

  4. Sayaa punya usaha mebell sudahh 4 tahun tapii yang gk punya usaha dapat bantuan.. saya kok gak yaa..??? Saya perlu modal.. 2,4jt buat tambahan..

  5. Saya jualan roti udah 30 tahun, Oleh karena itu saya perlu tambahan modal 2.4 juta untuk membuat roda karena udah rusak .
    089604285891

  6. Saya depo es cream 4 tahun jalan yang sudah saya lalaui tapi ga dapet apa apa.saya butuh banget modal tambahan buat modal usaha. . . .di setuasi seperti ini apa lagi di guyur hujan malah nombok .

  7. usaha sahaya di jkt jualan biasa di sekolahan semenjak gk ada sekolah dan adanya covid19 berbulan bulan nganggur di kampung saya ikut daptar umkm tapi malah yg ga daptar yg dapet saya butuh banget dg bantuan ini,

  8. Puya bapa saya katp kk sudah sama tapi KTP di bri beda satu angka SMS bukti bri ada tidak bisa cair kan proses udah mau 15 hari belum ada jawab na mau kasih kasih lah saya orang miskin php mulu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.