Pengabdian Masyarakat, Dosen FKIP Unsil Ajarkan SKJ

95
0
SEMANGAT. Dosen Pendidikan Jasmani FKIP Unsil foto bersama lansia di Panti Jompo Welas Asih usai berolahraga SKJ Senin (8/7). Fakhtur Rizqi / Radar Tasikmalaya
Loading...

TASIK – Dosen Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi (FKIP Unsil) melaksanakan program Iptek bagi Bina Masyarakat (IbBM) berupa sosialisasi senam kebugaran jasmani (SKJ) di Panti Sosial Tresna Wredha (PSWT) Welas Asih Cikadongdong Singaparna Kabupaten Tasikmalaya Senin (8/7).

Kegiatan tersebut bagian dari pengabdian masyarakat yang dilakukan gabungan dosen FKIP Unsil antara lain Endah Listyasari MPd, Selly Purnama MPd, Ida Wahidah MPd dan Novi Saraya MPd.

Ketua program IbBM Pendidikan Jasmani FKIP Unsil Endah Listyasari MPd menjelaskan, melalui kegiatan IbBM 58 lansia dibimbing untuk olahraga SKJ sehingga tubuhnya lebih sehat dan bugar. “Sambil mengisi waktu kosong, lansia ini kami ajak untuk melakukan aktivitas yang membuat tubuhnya aktif, bugar dan sehat,” terangnya.

Menurutnya, senam merupakan olahraga yang cocok untuk lansia karena dilakukan bersama-sama, sehingga bisa saling menjalin keakraban dan komunikasi dengan rekannya.

“Kebanyakan lansia di Panti Jompo Welas Asih ini usianya 54-90 tahunan, sehingga senam merupakan olahraga yang tepat untuk mereka,” katanya. Selain sehat, SKJ juga bisa mengurangi stres. Sehingga bisa membuat suasana olahraga yang gembira.

“Setelah diadakan sosialisasi senam kebugaran jasmani ini diharapkan para pengurus dan lansia yang ada di Panti Jompo Welas Asih bisa berolahraga setiap hari,” katanya.

Ketua Yayasan Panti Jompo Welas Asih Kabupaten Tasikmalaya Eka Sukmawati menyambut gembira kedatangan para dosen Pendidikan Jasmani FKIP Unsil. “Kedatangan para dosen ini memberikan pengetahuan pentingnya olahraga SKJ bagi lansia dan pengurus panti jompo,” katanya.

Loading...

Lanjutnya, olahraga SKJ tersebut membuat para lansia aktif bergerak dan merasa gembira. “Mereka (lansia, Red) merasa senang bisa mengikuti olahraga senam kebugaran jasmani, mereka tidak murung lagi,” katanya.

Salah satu lansia Mujimin (53) mengaku senang mengikuti senam yang diadakan oleh dosen Unsil, hal itu membuatnya lebih semangat dan beraktivitas. “Senang bisa mengikuti kegiatan senam ini. Bisa menghilangkan kejenuhan dan ada aktivitas fisik yang membuat badan bugar,” katanya. (mg1)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.