Buka Warung di Siang Hari Karena Banyak yang Beli

Pengamen Nyemen Minuman Keras Oplosan

92
0
RAZIA. Anggota Satuan Shabara Polres Tasikmalaya memergoki pengamen yang nyemen miras oplosan di Terminal Singaparna, Senin (20/5). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Satuan Shabara Polres Tasikmalaya berhasil mengamankan dua pengamen yang kepergok sedang nyemen minuman keras (miras) oplosan di sekitar Terminal Singaparna, Senin (20/5).

Kasat Shabara Polres Tasikmalaya, AKP Ali Munanggar SH menjelaskan kegiatan pengamanan ini dalam rangka operasi penyakit masyarakat (pekat) di Bulan Ramadan. Pada operasi ini ditemukan warung nasi yang buka di siang hari dan pengamen kedapatan sedang nyemen miras oplosan. “Kebetulan pas di warung yang buka itu ada yang sedang makan juga,” paparnya kepada wartawan, kemarin.

Jelas dia, langkah yang diambil dengan memberikan pembinaan dan teguran kepada mereka supaya menutup warungnya. Sehingga menghormati orang yang sedang berpuasa. Karena, sudah jelas dalam aturan dan surat edaran bahwa warung nasi buka pukul 16.00 selama Bulan Ramadan.

Lanjut dia, sedangkan untuk yang kepergok sedang nyemen miras oplosan diamankan ke Mako Polres Tasikmalaya untuk diberikan pembinaan, supaya tidak melakukan hal serupa. “Barang bukti yang ditemukan adalah alkohol 70 persen dan minuman berenergi,” bebernya.

Andri (30), pengamen asal Desa Singasari Kecamatan Singaparna mengaku nyemen merokok dan miras karena memang tidak berpuasa. “Ya saya hanya minum, tidak makan. Merokok saja,” ucapnya.

Dede (32), pemilik warung nasi yang buka di siang hari mengaku sengaja buka karena selalu banyak yang membeli. “Ya banyak yang beli, kebutuhan juga, tetap mau untung jualan walaupun puasa,” ungkapnya. (dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.