Pengangguran Ngaku TNI AL, Diringkus Tim Gabungan

199

CILACAP – Aris Adi Pratama diamankan tim gabungan TNI saat berada di rumah Nana Sutisna di Dusun Manggasari Desa Panulisan Kecamatan Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, Sabtu (16/2).

Pria berusia 33 tahun tersebut mengaku-ngaku sebagai anggota TNI AL berpangkat Peltu.

Aris yang merupakan warga Kampung Dukuh Barat RT 06 RW 02 Kelurahan Dukuh Kupang Barat Kecamatan Pakis Kabupaten Surabaya.

Dalam proses penangkapan, Aris tidak mengetahui kedatangan tim gabungan yang terdiri dari Kodim Ciamis 0613 Kodim Cilacap 0703, Korem 071 Wijayakusuma dan Babinsa Koramil 17 Dayeuhluhur.

Anggota TNI mendatangi rumah Nana dan berpura-pura sebagai tamu. Anggota bertanya ke Aris tentang statusnya sebagai anggota TNI AL.

Ketika ditanya lebih dalam mengenai keanggotaan, Aris memaparkan penjelasan yang berbelit-belit.

Diketahui ada kebohongan, akhirnya dia digelandang ke Kodim Cilacap.

Pemilik rumah Nana Sutisna (46) tidak menyangka Aris adalah TNI AL Gadungan.

“Saya merasa tertipu dan dibohongi sama dia, meski selama ikut sama saya hampir sebulan tinggal di rumah berprilaku baik. Tapi saya tidak menyangka dia ngaku anggota TNI AL, padahal kalau jujur pasti tidak akan kejadian seperti ini,” ujar Nana kepada wartawan.

Nana tidak sengaja bertemu dengan Aris saat mengemudikan bus Sugeng Rahayu dari Surabaya ke Jember.

Aris mengaku sebagai TNI AL dan kehilangan dompet beserta isinya berupa KTP, KTA, kartu ATM dan melaporkan kehilangan barang tersebut ke Polres Banjar.

Selama tinggal di rumahnya, menurut Nana, Aris berlaku baik. Namun, Aris sempat meminjam uang Rp 1 juta untuk berangkat ke Tanjung Priok mengurus mutasi.

Berikutnya, pinjam lagi Rp 1 juta untuk merawat anaknya yang sakit dan setelah berada di Tanjung Priok minta ditransfer Rp 500 ribu.

“Sempat curiga kenapa anggota TNI tidak kerja, apalagi hampir sebulan. Uang yang Rp 2 juta sudah dikembalikan, sisa Rp 500 ribu sama dia belum dikembalikan,” tutur dia.

Sementara itu, Aris menyatakan alasan mengaku sebagai anggota TNI AL karena ingin menjadi anggota TNI.

Namun, keinginannya itu tidak tercapai. Adapun, kedatangannya ke Kota Banjar adalah untuk mencari kerja tapi tidak mendapatkannya.

Akhirnya, dia bertemu dengan Nana, sopir bus hingga ikut ke rumahnya.

“Demi Allah saya tidak ada niat menipu atau apa pun, datang ke sini hanya ingin mencari kerja. Saya salah karena mengaku jadi anggota TNI ke Pak Nana dan warga, ampun pak,” akunya. (nto)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.