Pengangguran Terbuka Turun

216
0
MUSRENBANG. Bupati Kabupaten Ciamis H Iing Syam Arifin MM menandatangani berkas dalam Musrenbang Kabupaten Ciamis di aula Bappeda Kabupaten Ciamis Rabu (6/3).IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Ciamis menurun. Hal itu terungkap dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Ciamis 2019. Pertemuan tersebut untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Ciamis tahun 2020.

Bupati Ciamis Drs H Iing Syam Arifin MM menerangkan tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan sebesar 1,78 persen dari 2016 sebesar 6,95 persen dan pada tahun 2017 menjadi sebesar 5,17 persen. Penurunan tingkat pengangguran terbuka merupakan bagian dari kemajuan-kemajuan pembangunan di Ciamis.

Dalam www.bps.go.id, yang disebut dengan pengangguran terbuka yaitu mereka yang tak mempunyai pekerjaan dan mencari pekerjaan, mereka yang tak mempunyai pekerjaan dan mempersiapkan usaha, mereka yang tak mempunyai pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan dan mereka yang sudah mempunyai pekerjaan, tetapi belum mulai bekerja. “Hal ini mengindikasikan masih seimbangnya pertumbuhan penduduk dengan serapan tenaga kerja,” ujar Iing di aula Bappeda Kabupaten Ciamis Rabu (6/3).

Iing pun membeberkan keberhasilan-keberhasilan lainnya. Diantaranya, indeks pembangunan manusia (IPM) pada 2017, dengan metode perhitungan baru mencapai 68,87 poin, mengalami peningkatan sebesar 0,42 poin dibandingkan 2016 yang mencapai 8,45 poin. Peningkatan IPM tersebut, kata Iing, merupakan akumulasi dari hasil pembangunan berbagai bidang.

Keberhasilan lainnya, kata Iing, yaitu peningkatan jalan hotmix, lapen dan rigid. “Kami sampaikan pula bahwa sebagai buah kerja keras pemerintah daerah beserta seluruh komponen masyarakat. Bahkan telah banyak prestasi dan penghargaan yang diraih, diantaranya Adipura, Adiwiyata, Kalpataru, Program Kampung Iklim, WTP (Wajar Tanpa Pengecualian, Red) atas laporan keuangan, Wahana Tata Nugraha, Anugerah Reksadana, BP3K berprestasi dan lain sebagainya,” kata Iing.

Soal Musrembang, kata Iing, mempunyai arti yang sangat penting, karena terdapat kesepakatan terhadap Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Ciamis tahun 2020. Rencana tersebut telah dilakukan penajaman dengan memperhatikan masukan dan pendapat dari berbagai pemangku kepentingan.

Ketua DPRD Kabupaten Ciamis H Nanang Permana SH mengatakan musrenbang kali monumental, karena musyawarah perencanaan pembangunan untuk menyusun RKPD tahun 2020.

“Gimana tahun 2020 merupakan tahun pertama Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) terakhir dari 25 tahunan yaitu 2022. Tentunya harapannya bahwa yang disusun berdasarkan RPJMD sementara RPJMD-nya belum ditetapkan. Karena, RPJMB ditetapkan akan dibuka dan disesuaikan serta diperbandingkan dengan visi misi Bupati terpilih. Visi misi Bupati terpilih kan pemantapan kemandirian ekonomi untuk semua atas dasar visi ini RPJMB tahun 2019 pada tanggal 24 Agustus. Untuk sekarang, itu belum ditetapkan. Sehingga kami tadi meminta agar pemerintah provinsi jangan dulu RKPD online bagi Ciamis, karena RKPD kan seharusnya disusun, baru kita jadwalkan terakhir sebelum 4 Agustus sudah ditetapkan,” ujarnya.

Menurut Nanang, capaian-capaian pembangunan lima tahun ke belakang, memang tercapai, namun tidak full sampai 100 persen. Namun, dari berbagai segmen, paling 90 persen lebih tercapai. Harapan ke depan, kata dia, apa yang sudah baik di masa lima tahun ke belakang. Tapi yang belum maksimal segera dioptimalkan. (isr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.