Penganiaya Imam Masjid di Tarogong Kidul Garut Diringkus Polisi

74
0
Loading...

TAROGONG KIDUL – Polsek Tarogong Kidul menangkap pelaku penganiayaan berinisial AR (36). Penganiayaan itu terjadi di Kampung Rancamaya Desa Sukabakti Kecamatan Tarogong Kidul beberapa waktu lalu.

Panit Reskrim Polsek Tarogong Kidul Ipda Wahyono Aji mengatakan pelaku diamankan setelah adanya laporan dari korban.

“Meski informasi warga dan keterangan orang tuanya bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa, tetap kami amankan,” ujar Wahyono kepada wartawan, Minggu (6/12).

Aji mengatakan saat ini AR sudah diamankan di Mapolsek Tarogong Kidul untuk diperiksa dan diproses hukum lebih lanjut. Sejauh ini belum diketahui motif dari aksi penganiayaan tersebut. “Masih kami periksa, untuk mengetahui motifnya seperti apa,” ujarnya.

Baca juga : Ratusan Warga Korban Longsor di Talegong & Ciseru Garut Masih Ngungsi, Rumah Sudah tak Layak Huni

Loading...

Aji menerangkan aksi penganiayaan terhadap imam masjid atas bernama Ustaz Endang Mamat (54) terjadi pada Rabu (2/12) lalu sekitar pukul 03.55 di Masjid At-Taqwa Kampung Rancamaya Desa Sukabakti Kecamatan Tarogong Kidul.

“Pada saat korban sedang duduk melaksanakan tahrim subuh di dalam masjid, dari arah belakang tiba-tiba pelaku langsung melakukan pemukulan dengan menggunakan benda keras berupa kunci pipa secara berulang-ulang ke arah kepala dan muka korban, sehingga korban mengalami luka serius di bagian kepala dan tangan,” katanya.

“Untuk korban Alhamdulillah selamat, kini masih dirawat di RSUD dr Slamet Garut,” tambahnya.

Sementara itu, anak korban, Cecep MR (33) mengatakan, AR melakukan aksinya seorang diri. Beruntung, ayahnya berhasil diselamatkan sesama takmir masjid lainnya yang saat itu tengah ada di masjid.

“Pelaku tiba-tiba menghantam ayah saya dari belakang menggunakan kunci roda. Ayah saya langsung pingsan. Namun pelaku tak berhenti memukul ayah saya,” ujarnya.

Cecep menuturkan usai menganiaya ayahnya, pelaku langsung melarikan diri ke rumahnya yang tak begitu jauh dari lokasi kejadian. Saat kejadian, warga setempat sempat murka dan hendak menganiaya pelaku.

Namun, Babinsa setempat bergerak cepat dan mengamankan pelaku ke Mapolsek Tarogong Kidul.

“Pelaku bukan pertama kali melakukan penganiayaan terhadap warga sekitar. Sebelum kejadian itu, pelaku pernah menganiaya warga setempat. Katanya ada kelainan jiwa. Dia suka menganiaya warga tanpa alasan,” ujarnya.

Cecep pun berharap pelaku bisa segera diproses agar tidak memicu kemarahan warga.

“Kalau memang pelaku sakit jiwa supaya cepat bawa ke rumah sakit jiwa. Tapi kalau hasil pemeriksaan normal, harus segera dijebloskan ke penjara,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.