Pengawas Proyek Tak Boleh Tutup Mata

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIPEDES – Material bekas proyek masih menumpuk di Jalan Mitra Batik Kecamatan Cipedes hingga Selasa (11/9) siang. Pelaksana pekerjaan diminta bertanggung jawab untuk membersihkan beba­tu­an dan karung tanah yang meng­ganggu lalu lintas itu.

Aktivis pemuda Kota Tasikmalaya Dian Pertama mengatakan bahwa masalah tersebut merupakan bukti lalainya pelaksana proyek. Mereka harus membuat lokasi pekerjaan seperti sedia kala. “Meskipun tidak langsung diaspal lagi, setidaknya jangan biarkan materialnya menumpuk di badan jalan,” ungkapnya kepada Radar, Selasa (11/9).

Selain itu, setiap proyek memiliki pengawas yang dibayar dari anggaran pekerjaan tersebut. Menurutnya, pengawas tidak bekerja sepenuhnya. Sehingga kelalaian pekerja di lapangan tidak terpantau. “Pengawas itu kan dibayar dengan jumlah yang besar, harusnya bisa melaksanakan tugas dengan baik,” katanya.

Perlu disadari, kata Dian, keberadaan gundukan material itu tidak bisa dianggap sepele. Pasalnya, akan mengganggu pengendara yang melintas di lokasi tersebut. “Mending kalau siang bisa jelas kelihatan, kalau malam kan beda cerita,” tuturnya.

Seperti diketahui, gundukan material itu sudah lebih dari dua Minggu menjadi pemandangan di Jalan Mitra Batik. Dari informasi yang dihimpun Radar, ada yang menyebutkan galian di lokasi merupakan proyek perbaikan dari PLN.

Saat dikonfirmasi, Humas PLN Tasikmalaya Nurul belum bisa memastikan informasi tersebut. Pihaknya meminta waktu untuk mengecek ke petugas lainnya. “Saya harus cek dulu, mungkin besok (hari ini) baru bisa (memberi jawaban),” singkatnya saat dihubungi Radar. (rga)

loading...